Breaking News:

Kepala BNPT Minta Bina Kaum Muda Tangkal Paham Radikal Terorisme di Bumi Gayo

Fenomena ini dikonfirmasi dari jumlah remaja Indonesia yang bergabung dalam kelompok teroris global maupun domestik.

istimewa
Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) kembali menyelenggarakan Silaturahmi Kebangsaan dengan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bener Meriah, Jumat (26/2/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) kembali menyelenggarakan Silaturahmi Kebangsaan dengan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bener Meriah, Jumat (26/2/2021).

Bupati Kabupaten Bener Meriah, Tgk. H. Sarkawi, menyambut hangat kedatangan Kepala BNPT Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar dan jajaran di Bumi Gayo.

Baca juga: Kepala BNPT Catat 1.250 WNI Telah Berangkat ke Suriah dan Irak, Begini Nasib Mereka

Dalam kesempatan itu, Sarkawi menjelaskan bahwa propaganda di era digital mudah menjebak berbagai lapisan masyarakat termasuk remaja usia produktif.

Fenomena ini dikonfirmasi dari jumlah remaja Indonesia yang bergabung dalam kelompok teroris global maupun domestik.

Baca juga: Kepala BNPT: Cegah Intoleransi dengan Penguatan Kearifan Lokal

Merespon hal tersebut, Boy Rafli mengajak seluruh elemen masyarakat Bener Meriah untuk menjaga dan membina muda mudinya agar tidak terhasut oleh propaganda intoleransi yang menuju pada radikal terorisme.

Menurutnya, jiwa nasionalisme kawula muda harus dikembangkan agar paham-paham yang bertentangan dengan nilai kebangsaan dapat direduksi.

"Kita memperjuangkan tidak ada lagi pemuda pemudi yang terjebak (propaganda kelompok radikal), apalagi bonus demografi Indonesia didominasi usia produktif. Jangan lagi ada lagi muda mudi kita yang berangkat ikut konflik bersenjata," ujar Boy Rafli.

Baca juga: BNPT: 1.250 WNI Pergi ke Irak dan Suriah Ikut Kelompok Terorisme, Ada yang Tewas dan Ditahan

Boy Rafli juga menambahkan bahwa kekayaan alam, kemajemukan budaya dan agama yang dimiliki Aceh dan provinsi lain di Indonesia harusnya diilhami sebagai suatu anugerah yang harus dipelihara.

Baginya kemajemukan menjadi motivasi untuk menjaga Indonesia dari hal-hal yang dapat memecah belah bangsa.

"Bersyukur kita berada di negeri yang kaya, hal tersebut harusnya semakin menambah semangat nasionalisme, semangat menjaga kekayaan dan potensi yang ada di Indonesia," ucap Boy Rafli.

"Kami titip anak muda kita di Bener Meriah, kita selamatkan anak muda kita dari pengaruh proganda radikal yang terus berlangsung," tutupnya.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved