Breaking News:

Peternakan di Pekanbaru Dibantu Asuransikan Usaha Ternaknya

Program Asuransi Usaha Ternak Sapi/Kerbau (AUTS/K) ini untuk menjaga dari risiko kerugian akibat kematian atau kehilangan.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ilustrasi peternak memeriksa kondisi sapi peliharaannya. 

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah Kota Pekanbaru bekerja sama dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Riau dan PT Jasindo membantu mengasuransikan sejumlah ternak petani. Program Asuransi Usaha Ternak Sapi/Kerbau (AUTS/K) ini untuk menjaga dari risiko kerugian akibat kematian atau kehilangan.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menjelaskan, program AUTS/K bertujuan untuk mengamankan indukan yang selama ini banyak dipotong. Apalagi, pemerintah sudah membuat peraturan pelarangan pemotongan betina produktif.

“Jadi, yang kita targetkan adalah komoditas yang mudah terkena risiko, yaitu sapi betina agar tetap dipertahankan untuk berkembang biak,” ujar Mentan SYL, Sabtu (27/2).

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Kementan, Sarwo Edhy juga meminta Pemda mendorong peternak sapi agar mengasuransikan ternaknya. Bila perlu, peternak mendapat bantuan asuransi ternak melalui dana APBD.

“Ada keuntungan bagi peternak yang mengikuti program ini. Bila terjadi sesuatu pada hewan ternak yang diusahakan, seperti mati atau hilang karena tindak kriminal seperti pencurian, peternak akan menerima klaim uang pertanggungan (UP) sebesar Rp10 juta/ekor,” ujarnya.

Ajakan Pemda ini disambut baik peternak, sehingga setiap tahun target selalu tercapai, bahkan melampaui. Diharapkan, target tahun ini bisa tercapai dengan baik juga.

“Pemerintah pun terus berupaya memperbaiki sistem, sehingga peternak atau petani lebih gampang ikut program asuransi,” pungkas Sarwo Edhy.

AUTS/K adalah salah satu produk asuransi dukungan dari pemerintah, pihak yang menyelenggarakan yakni Jasindo Agri. Adapun salah satu program dari korporasi satu ini memberikan perlindungan pada petani dan peternak dan supaya bisa mendapatkan kenyamanan dan keamanan dalam menjalani kegiatan usaha.

Sehingga, mereka bisa memusatkan fokusnya dengan pengelolaan usaha tani maupun peternakan dengan maksimal dan menguntungkan tentunya.

Kepala Distankan Pekanbaru Syahmanar S Umar mengatakan, melalui asuransi ternak ini, diharapkan dapat memberikan perlindungan bagi petani dalam beternak karena risiko yang terjadi akan ditanggung oleh pemerintah secara penuh. Bantuan asuransi ini diberikan kepada sejumlah kelompok ternak binaan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distankan) Kota Pekanbaru.

Halaman
12
Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved