Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

Dua Balita dan Seorang Guru Korban Sriwijaya Air Masih Belum Teridentifikasi

Ada 3 orang yang belum berhasil diidentifikasi yaitu korban pertama atas nama Arkana Nadi Wahyudi ini laki-laki berumur 7 bulan. Kemudian korban kedua

Tribunnews/Jeprima
ilustrasi.Petugas merapikan kantong jenazah berisi objek temuan dari hasil pencarian jatuhnya pesawat Sriwijaya Air nomor penerbangan SJ 182 rute Jakarta-Pontianak dari KRI Kurau-856 di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (17/1/2021). Operasi pencarian yang memasuki hari ke-9 berhasil menemukan serpihan potongan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dengan total 12 kantong. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tiga jenazah korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182 masih belum teridentifikasi oleh tim DVI Polri hingga Selasa (2/3/2021).

Ketiga jenazah yang masih belum teridentifikasi itu adalah seorang guru PPKN di SMK Negeri 3 Pontianak bernama Panca Widya Nursanti. Sementara itu, dua jenazah lainnya adalah balita perempuan dan laki-laki.

"Ada 3 orang yang belum berhasil diidentifikasi yaitu korban pertama atas nama Arkana Nadi Wahyudi ini laki-laki berumur 7 bulan. Kemudian korban kedua atas nama Dania ini perempuan berumur 2 tahun, kemudian korban ketiga atas nama Panca Widya Nursanti ini perempuan berumur 46 tahun," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi di RS Polri, Jakarta, Selasa (3/2/2021).

Menurut Rusdi, pihaknya telah memeriksa seluruh post mortem body bag dan properti yang diambil di sekitar lokasi jatuhnya pesawat. 

Tak hanya itu, mereka juga telah memeriksa 744 sampel DNA dengan rincian 174 sampel antemortem dan 570 sampel post mortem.

Hasilnya, tidak ada sampel DNA yang teridentifikasi atau berasal dari ketiga jenazah tersebut. 

Baca juga: Jenazah Penumpang Sriwijaya Air SJ-182 Bernama Razana Berhasil Teridentifikasi

"Tim DVI telah memeriksa seluruh body bag dan juga properti telah diperiksa secara keseluruhan dan tentunya pemeriksaan maupun identifikasi dilakukan berdasarkan standar yang berlaku sehingga hasil kerja dari tim DVI dapat dipertanggungjawabkan baik secara ilmiah maupun secara hukum," jelasnya.

Dengan kata lain, jenazah korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang telah berhasil teridentifikasi sebanyak 59 korban. Rinciannya, 30 korban laki-laki dan 29 korban perempuan.

Adapun metode yang digunakan identifikasi yaitu 13 dengan menggunakan sidik jari dan 46 dengan metode DNA. Seluruh jenazah telah diserahkan kepada keluarga korban untuk dimakamkan. 

Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved