Senin, 25 Mei 2026

Komplotan Geng Motor Bacok Polisi di Menteng Jakarta

Anggota Polsek Metro Menteng, Aiptu Dwi Handoko menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok geng motor.

Tayang:
Wartakotalive.com
Ilustrasi geng motor 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Polsek Metro Menteng, Aiptu Dwi Handoko menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok geng motor.

Peristiwa itu terjadi saat Aiptu Dwi Handoko sedang menghentikan puluhan geng motor yang hendak membuat keributan di Jalan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (28/2/2021).

"Benar, anggota (polisi) mengalami luka di jarinya karena terkena sajam (senjata tajam)," kata Kanit Reskrim Polsek Metro Menteng, Komisaris Polisi (Kompol) Gozali kepada wartawan, Jakarta, Rabu (3/3/2021).

Kejadian berawal anggota Polsek Menteng sedang memantau situasi di sekitar Jalan Pegangsaan, Jakarta Pusat. 

Baca juga: Fakta-fakta Pelaku Pembunuhan Pasutri di Binjai, Begal Motor yang Masih Bagus untuk Beli Narkoba

Sebanyak 25 motor yang masing-masing dinaiki dua remaja tiba-tiba melintas dari arah utara.

"Mereka melaju sembari menyalakan klakson. Akibatnya, warga terpancing keluar untuk melihat kebisingan itu," ujarnya.

Aiptu Dwi Handoko berusaha menghentikan puluhan geng motor yang sedang memancing keributan.

Tak terima ditegur, kelompok geng motor tersebut justru langsung menyerang dan melukai tangan Aiptu Handoko.

"Setelah itu, anggota (Aiptu Handoko) berusaha menghentikan mereka, namun salah satu anggota geng motor melukai anggota kami. Anggota kami kena (bacok) di jari kelingking sebelah kanan," ungkap Gozali.

Setelah melakukan penganiayaan, gerombolan geng motor tersebut langsung melarikan diri. 

Pihak Kepolisian saat ini sedang melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi para pelaku.

"Kami sedang lidik. Secepatnya akan kami ungkap kasus ini," pungkas Gozali.

Aiptu Handoko yang menjadi korban penganiayaan masih menjalani perawatan di rumah sakit. 

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved