Breaking News:

Terbaik di Indonesia, Dirjen Karliansyah Resmikan IPAL di Desa Pesanggrahan Kota Batu

Saat ini IPAL tersebut baru mengolah air limbah rumah tangga dari 55 KK (jadi bukan dapat mengolah air limbah rumah tangga dari 55 KK).

Ist
Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PPKL-KLHK) MR Karliansyah 

TRIBUNNEWS.COM, Kota Batu - Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PPKL-KLHK) MR Karliansyah meresmikan Instalasi Pengolahan Air Limbah domestik (IPAL domestik) di Desa Pesanggrahan, Kota Batu, Jatim, Rabu (3/3/2021).

Peresmian Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal Domestik untuk air limbah rumah tangga di Kota Batu, ini dihadiri Wakil Walikota Batu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu, dan Organisasi Perangkat Daerah terkait di Kota Batu, pemangku pesantren rakyat, dan masyarakat.

Karliansyah mengatakan, pembangunan IPAL ini adalah bentuk upaya mewujudkan lingkungan yang baik dan bersih di Indonesia. Saat ini indeks kualitas lingkungan hidup (IKLH) melebihi target yakni mencapai 70,20.

Tapi sampai saat ini, indeks kualitas air capaiannya masih sangat sedikit, mencapai 53. Dimana semestinya harus diatas 55. Salah satu penyebabnya adalah karena limbah rumah tangga belum terolah dengan sempurna. Hal ini yang membuat Kemen LH membangun IPAL ini.

Lebih lanjut dikatakan Karliansyah pembangunan IPAL di Kota Batu ini sebagai pembangunan yang terbaik di Indonesia.

“Pembangunan ini model yang luar biasa, karena dibangun di lahan permukiman penduduk sempit, tidak punya lahan, tapi memanfaatkan areal yang ada,” ujar Karliansyah.

Bangunan IPAL ini dibangun memanfaatkan jalan yang ada.

Adapun IPAL Komunal Domestik berlokasi di RT 5 RW 13, Dusun Matsari, Desa Pesanggrahan, Kec Batu, Kota Batu untuk mengolah air limbah rumah tangga sebanyak 55 KK yang berasal dari kegiatan MCK dan dapur warga.

Baca juga: Kementerian PUPR Bangun Dua Instalasi Pengelolaan Air Limbah Domestik di Jakarta

Saat ini IPAL tersebut baru mengolah air limbah rumah tangga dari 55 KK (jadi bukan dapat mengolah air limbah rumah tangga dari 55 KK).

Penurunan Bebas Pencemar 90 Persen

Halaman
123
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved