Breaking News:

Virus Corona

Soal Mutasi Virus Corona B.1.1.7, Satgas Covid-19 Minta Masyarakat Tak Khawatir Berlebihan

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito meminta masyarakat tak terlampau khawatir terhadap masuknya virus baru corona asal Inggris

Tim Komunikasi Komite Penanganan Covid-19
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito saat Media Briefing secara daring di Gedung BNPB, Kamis (14/1/2021) yang juga disiarkan Kanal YouTube Sekretariat Presiden. 

TRIBUNNEWS.COM - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito meminta masyarakat tak terlampau khawatir terhadap masuknya virus baru corona asal Inggris, B.1.1.7 ke Indonesia. 

Ia menyebut, para peneliti dan pemerintah masih terus melakulan penelitian terhadap varian baru virus ini.

"Saya minta agar masyarakat jangan khawatir berlebihan, peneliti di dunia termasuk di Indonesia terus melakukan penelitian soal Covid-19 dan mutasinya," kata Wiku dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (4/3/2021).

Wiku menyampaikan, mutasi atau munculnya varian baru dari virus merupakan hal lazim ditemui pada masa pandemi.

Pada prinsipnya, selama pandemi masih berlangsung, varian virus dapat terus bertambah lantaran banyaknya jumlah penularan di masyarakat.

Saat ini, para peneliti terus melakukan penelitian lebih lanjut soal varian baru virus corona ini, termasuk solusi untuk menghadapinya.

Pemerintah juga terus mengupayakan langkah strategis untuk mencegah meluasnya penyebaran virus ini di Tanah Air.

"Menginstruksikan petugas di lapangan untuk memperketat proses screening demi mencegah masuknya varian baru dari negara lain ataupun dari satu daerah ke daerah yang lainnya," ujar Wiku.

Wiku pun memastikan bahwa vaksin Covid-19 masih efektif untuk melawan virus corona varian B.1.1.7.

Kendati demikian, ia mewanti-wanti masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, mulai dari memakai masker, rajin mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

Halaman
12
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved