Breaking News:

Cara Ikut Wakaf Energi Penuhi Kebutuhan Listrik Rumah Ibadah

Wakaf energi bukan sesuatu biasa saja, dia menilai program ini sangat inovatif dan kreatif

Tribunnews/Reynas
Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar.  

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Program wakaf energi diklaim menjadi yang pertama di Indonesia bahkan di dunia.

Begitu diutarakan Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar dalam launching virtual yang juga dihadiri Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Kamis (4/3/2021).

“Ini (Wakaf Energi) sangat langka dan baru, jadi loncatan berpikir teman-teman kita yang bekerja di Istiqlal yang tidak pernah kita saksikan sebelumnya,” kata KH Nasaruddin.

Dia berharap langkah ini bisa diikuti oleh masjid-masjid lain dan tentu bagi seluruh rumah ibadah dalam memenuhi kebutuhan energi di masa depan.

CEO Nasaruddin Umar Office (NUO) Faried F Saenong menuturkan harapannya agar Wakaf Energi dapat diikuti oleh sebanyak mungkin para wakif (pemberi wakaf).

“Di dalam pengumpulan dana memang diperlukan satu inisiator yang tidak menerima manfaat salah satunya NOU,” ucap Faried.

Baca juga: Badan Wakaf Indonesia Sebut GNWU Miliki Potensi Besar Mensejahterakan Umat

Pihaknya juga sudah mempunyai ide lain disamping penyediaan panel surya untuk kebutuhan energi listrik, adalah pemanfaatan sampah menjadi energi gas.

Founder sekaligus CEO Kitabisa.com M Alfatih Timur menerangkan bahwa pihaknya berterimakasih telah ditunjuk menjadi mitra penyaluran dana wakaf energi.

Menurutnya, wakaf energi bukan sesuatu biasa saja, dia menilai program ini sangat inovatif dan kreatif.

“Kebutuhan energi listrik di masjid ini sangat besar sehingga target (terkumpul) juga terbilang besar Rp14 miliar. Ini kita coba ikhtiar kan dan usahakan. Jika hasil panel solar ini digunakan dari hasil wakaf juga insya Allah menjadi amal jariyah bagi wakif,” tutur Fatih.

Baca juga: Maruf Amin: Wakaf Uang Bukan untuk Pemerintah

Dia menekankan bahwa siapapun bisa ikut berpartisipasi dalam program Wakaf Energi.

“Kita sudah siapkan wadah onlinenya untuk berdonasi. Wadahnya itu bisa diakses di Kitabisa.com/WakafEnergiIstiqlal. Di sana siapapun di mana pun bisa melihat berapa target donasinya dan untuk apa saja,” jelas Fatih.

Donatur bisa berdonasi mulai dari terendah Rp1.000 melalui dompet digital.

Dirinua memastikan pendanaan Wakaf Energi akan mendapat respons positif melalui dukungan dari konten, video, dan key opinion leader.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved