Breaking News:

Kasus Asabri

Kejagung Telusuri Aliran Dana Asabri Mengalir ke Komisaris Utama Sriwijaya Air

Kejaksaan Agung RI menelusuri dugaan adanya aliran dana hasil kejahatan korupsi PT Asabri (Persero) kepada Komisaris Utama Sriwijaya Air.

asabri.co.id
Logo PT ASABRI (Persero) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kejaksaan Agung RI menelusuri dugaan adanya aliran dana hasil kejahatan korupsi PT Asabri (Persero) kepada Komisaris Utama Sriwijaya Air.

Direktur Penyidikan JAM Pidsus Kejagung RI Febrie Adriansyah menyatakan penyidik masih memeriksa transaksi-transaksi yang terkait dengan pencucian kasus Asabri tersebut.

"Ada transaksi yang dicek penyidik, ada transaksi berarti adalah keluar masuk uang itu pasti ada," kata Febrie di Kejagung RI, Jakarta, Rabu (10/3/2021).

Lebih lanjut, Febrie menyampaikan dugaan aliran dana itu masuk bukan dari tersangka ke Sriwijaya Air selaku perusahaan.

Namun hanya dari tersangka ke salah satu komisaris utama Sriwijaya Air.

"Aliran dana personnya. Ke per orangannya," tukas dia.

Sebelumnya, Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung memeriksa 7 orang saksi yang terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) pada PT Asabri.

Baca juga: Kejagung Telusuri Dugaan Aliran Dana Asabri Mengalir ke Anak dan Istri Tersangka

Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI Leonard Eben Ezer menyampaikan saksi yang diperiksa dari pihak swasta hingga pajabat PT Asabri.

"Salah satu saksi yang diperiksa antara lain IMS selaku anak dari tersangka IWS (Ilham W Siregar)," kata Leonard dalam keterangannya, Selasa (9/3/2021).

Selain Ilham Siregar, penyidik juga memeriksa NS selaku Direktur PT Evergreen Sekuritas, BS selaku Kepala Divisi Kepatuhan dan Hukum PT Asabri dan CL selaku Komisaris Utama PT Sriwijaya Air.

Halaman
12
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved