Breaking News:

Marwan Jafar: Mendesak, Revitalisasi Ekonomi Pedesaan Indonesia

Anggota DPR RI Marwan Jafar mengungkapkan hal itu serta menyarankan jalan keluarnya kepada para pekerja media

ISTIMEWA
Politisi PKB Marwan Jafar 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Di tengah masa pandemi Covid-19 baik di lingkungan lokal, regional maupun global saat ini, sangat banyak mulai dari perusahaan, pabrik, beberapa lembaga ekonomi hingga negara yang goyang hingga ambruk terutama dari sisi kinerja di bidang perekonomian.

Maksudnya, diakui atau tidak  perekonomian sejumlah negara sejatinya sudah mengalami pertumbuhan negatif atau memasuki kondisi krisis ekonomi.

Bersamaan dengan itu, banyak kelembagaan dan komunitas pelaku ekonomi terus menghadapi atau berupaya menjawab sejumlah tantangan, terutama dengan memakai pendekatan-pendekatan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi baru serta mutakhir.

Baca juga: Mendes: Dana Desa untuk Desa Tanggap Covid-19 di 2020 Sebesar Rp3,2 Triliun

Anggota DPR RI Marwan Jafar mengungkapkan hal itu serta menyarankan jalan keluarnya kepada para pekerja media Jumat (12/3/2021) di Jakarta.

Ia mengatakan, salah satu solusi konkrit dan strategis buat keluar dari jebakan baru krisis ekonomi tersebut adalah sangat perlunya merevitalisasi perekonomian pedesaan di Indonesia.

"Sebab amat banyak benih-benih atau rintisan-rintisan bisnis sektor ekonomi produktif atau sektor riil yang dapat segera dikerjakan di lingkungan atau oleh tingkat individu, kelompok maupun komunitas pedesaan. Sub sektor produksi dan pengolahan produk peternakan, perkebunan, pertanian dan perikanan di banyak daerah sudah terbukti mampu menggerakkan perekonomian pedesaan dan memperbaiki penghasilan warga sedesa serta komunitas lain," ujar mantan Menteri Desa-PDTT ini.

Marwan menegaskan, terkait upaya konkrit merevitalisasi ekonomi pedesaan dirinya sudah menggagas, mendorong dan mendesak terwujudnya sinergi entitas tiga kelembagaan yaitu BUMN, BUMD dan BUMDES.

Dalam konteks ini, revitalisasi ekonomi pedesaan bakal berpotenai atau mampu pula berkontribusi mengurangi ancaman dalam bentuk krisis air, pangan dan energi di tingkat lokal maupun nasional.

Marwan yang juga anggota Komisi VI DPR RI mengingatkan, saat ini dan setelah Pandemi merupakan tahapan paling tepat atau momentum emas buat merevitalisasi ekonomi pedesaan Indonesia.

Karena itu, seraya mengapresisasi hasil nyata pembangunan sejumlah sarana infrastruktur oleh pemerintah, maka mewujudkan sarana dan prasarana kelistrikan yang tidak biarpet di pedesaan, stabilnya jaringan internet pedesaan, memasifkan sejumlah pelatihan dan pendampingan di beberapa pengolahan, pengemasan dan pemasaran produk berbagai sektor ekonomi produktif pedesaan

Serta memfasilitasi kemudahan mengakses ke akses permodalan maupun perbankan amat mendesak untuk dilakukan oleh jajaran pemerintah pusat, sejumlah kelembagaan maupun pemerintah daerah.

 "Saya sangat meyakini, merevitalisasi ekonomi pedesaan Indonesia yang mayoritas pelakunya adalah kalangan aktor ekonomi ultra mikro, UKM, kelompok dan koperasi produktif, sekali lagi bakal secara bertahap dan pasti mampu menggerakkan pula beberapa sektor perdagangan, industri, menyehatkan persaingan bisnis serta mampu menarik perhatian para investor lokal, kawasan maupun global buat berpartisipasi nyata," pungkas Marwan.

Penulis: chaerul umam
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved