Breaking News:

Gejolak di Partai Demokrat

Pernah Sama-sama Jadi Anak Buah SBY, Dipo Alam Sentil Moeldoko: Berharap Adab TNI Dijaga, Kini Pupus

Pernah sama-sama menjadi anak buah SBY, Mantan Seskab Dipo Alam sentil Moeldoko jadi Ketum Demokrat versi KLB:Berharap Adab TNI Dijaga, Kini Pupus.

Kolase Foto
Pernah sama-sama menjadi anak buah SBY, Mantan Seskab Dipo Alam sentil KSP Moeldoko jadi Ketum Demokrat versi KLB: Berharap Adab TNI Dijaga, Kini Pupus. 

"Tetapi kami memohon kebesaran hati untuk bisa menyadari bahwa apa yang telah terjadi dan apa yang dilakukannya memang telah menyakiti ratusan ribu bahkan jutaan kader dan simpatisan Partai Demokrat," ucap AHY.

AHY juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap Moeldoko lantaran terlibat gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD) bersama Jhoni Allen Marbun cs.

"Jujur, yang membuat saya kecewa, karena suka atau tidak suka beliau terlibat dalam gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat," katanya.

Baca juga: Temui Menkopolhukam Mahfud MD, AHY Tumpangi Mobil Mewah Mercedes Benz Seri Ini

Namun, AHY berusaha untuk maklum. Moeldoko hanya manusia biasa yang tentu memiliki kekurangan dan kesalahan.

Setelahnya, AHY mengatakan siap memberikan maaf bila Moeldoko menyadari kesalahannya.

"Untuk itu apabila beliau menyadari kekeliruannya, saya pribadi tentu memaafkannya," pungkas AHY.

AHY juga berpesan kepada seluruh kadernya untuk tidak miskin harga diri.

Ia juga mengimbau para kadernya untuk hidup berlandaskan nilai-nilai etika dan moralitas.

"Akhirnya saya berpesan kepada seluruh kader dan simpatisan Partai Demokrat di manapun saudara berada, meski kita miskin harta, tetapi jangan miskin harga diri," ujar AHY.

"Hiduplah dengan landasan ilmu dan nilai-nilai etika serta moralitas. Karena dengan landasan-landasan itulah insya Allah negara kita akan semakin besar dan maju," pungkas dia.

(Tribunnews.com/Shella/Lusius)

Penulis: Shella Latifa A
Editor: Whiesa Daniswara
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved