Polres dan Kodim Manggarai Barat Dalami Dugaan Penganiayaan Warga oleh Oknum Aparat

Pemeriksaan internal terhadap polisi dan tentara sudah dilakukan institusinya masing-masing.

istimewa
Polres dan Kodim Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur mendalami dugaan penganiyaan seorang warga Yosef Sudirman Bagu oleh sejumlah oknum polisi dan tentara. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, MANGGARAI BARAT - Polres dan Kodim Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur mendalami dugaan penganiyaan seorang warga Yosef Sudirman Bagu oleh sejumlah oknum polisi dan tentara.

Pemeriksaan internal terhadap polisi dan tentara sudah dilakukan institusinya masing-masing. Kasus juga dikembangkan seiring adanya 4 Laporan Polisi (LP) menyangkut kasus ini.

Kapolres Manggarai Barat  AKBP Bambang Hari Wibowo menyatakan anggota yang diduga melakukan penganiayaan sudah diperiksa Penyidik Seksi Propam Polres Manggarai untuk dugaan pelanggaran disiplin.

Baca juga: Polisi Buru 1 Lagi Tersangka Terkait Dugaan Penganiayaan terhadap Mahasiswa Papua

“Sudah di BAP sehari setelah dilaporkan,” kata AKBP Bambang Hari Wibowo saat dimintai tanggapan lewat telepon seluler Kamis malam, 18 Maret 2021.

Tidak hanya dugaan pelanggaran disiplin, dugaan pidana penganiayaan juga sudah diproses. “Besok ada BAP tambahan,” cetus Akbp Bambang Hari Wibowo.

Ia mengungkapkan informasi soal dugaan kasus penganiayaan  cukup simpang siur. Karena itu Polres Manggarai Barat akan memeriksa semua pihak sebagai saksi.

Terkait kasus Yosef Sudirman Bagu, Kapolres Manggarai Barat menyatakan ada 4 laporan polisi yang isinya simpang siur. LP pertama laporan Yosef Sudirman Bagu atas penganiyaan yang dilakukaan oknum polisi dan tentara. LP kedua, laporan Vendi seorang warga Desa Golo Poleng, Kecamatan Ndoso, Kabupaten Manggarai Barat yang mengaku dianiaya Yosef Sudirman Bagu.

Baca juga: Baru 4 Bulan Nikah, Perempuan Ini Melahirkan, Sesama Besan Terlibat Cekcok Berujung Penganiayaan

LP ketiga, polisi yang melaporkan Yosef Sudirman Bagu yang melakukan perlawanan ketika hendak ditangkap. Yosef sebelumnya diduga melakukan penganiyaan terhadap Vendi.

LP keempat, polisi yang melaporkan adanya dugaan pemerasan terhadap pihak Kodim Manggarai Barat senilai Rp150  juta terkait kasus .

“Kita akan melakukan penyelidikan terhadap semua LP ini. Banyak simpang siur, sebagai aparat penegak hukum kita akan berlaku adil, memeriksa semuanya berdasarkan fakta,” tegasnya.

Mengenai kebenaran laporan penganiyaan yang dilakukan oknum anggota polisi terhadap Yosef Sudirman Bagu, Kapolres Manggarai Barat menyatakan tidak sepenuhnya benar.

“Luka yang dialami pelapor itu merupakan luka saat ia berkelahi dengan sesama warga. Itu berdasarkan BAP yang sudah ada,” tuturnya.

Kapolres Manggarai Barat menyatakan, dirinya akan menyampaikan hasil temuan baru setelah pemeriksaan lebih lanjut selesai dilakukan.

Halaman
12
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved