Breaking News:

Gejolak di Partai Demokrat

Pengamat Nilai Kisruh Partai Demokrat Dipicu Krisis Legitimasi Kepimpinan AHY

Founder Cyrus Network Hasan Nasbi menduga konflik yang terjadi dalam tubuh Partai Demokrat merupakan permasalahan internal.

KOMPAS IMAGES
Hasan Nasbi, pendiri Cyrus Network 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Founder Cyrus Network Hasan Nasbi menduga konflik yang terjadi dalam tubuh Partai Demokrat merupakan permasalahan internal.

Menurutnya, ada kekecewaan dari kader yang tidak puas dan meragukan kemimpinan Demokrat di bawah Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Ya sepertinya memang masalah internal kan. Ada orang-orang yang tak puas di tubuh partai lalu melobi ke sana kemari untuk mencari ketua umum baru. Kebetulan gayung bersambut ketika orang-orang ini menawarkan kepada Pak Moeldoko. Terbukti mereka menawarkan ke sana kemari dari pengakuan Gatot Nurmantyo yang katanya juga ditawari. Bedanya, Pak Gatot dalam hal ini tifak mau," Kata Hasan kepada wartawan, Senin (22/3/2021).

Baca juga: Sidang Perdana Gugatan Partai Demokrat Kubu AHY Terhadap Jhoni Allen Cs Bakal Digelar 30 Maret 2021

Menurut Hasan, di dalam Demokrat sendiri terjadi krisis legitimasi dari sosok AHY yang dianggap terlalu cepat menduduki posisi puncak di Partai Demokrat.

Sehingga sangat wajar apabila para pendiri Partai merasa tidak puas.

“Apalagi AHY 4 tahun lalu masih berdinas di tentara dengan pangkat perwira menengah. Eh tiga tahun kemudian melejit menjadi Ketua Umum partai yang cukup besar. Cuma berapa besar kelompok internal partai yang tidak suka? Wallahu alam. Bisa jadi karena posisi puncak yang super cepat ini yang membuat para pendiri mereka tidak puas,” ujarnya.

Baca juga: Berharap Segera Terima SK Penetapan, Demokrat Kubu Moeldoko akan Lengkapi Berkas ke Kemenkumham

Selain itu, Hasan menilai, kelemahan AHY memimpin Demokrat ditambah akumulasi dari kekecewaan para kader senior yang aspirasinya diabaikan menimbulkan gerakan bagi kelompok yang menginginkan Kongres Luar Biasa (KLB) segera digelar secepat mungkin.

“Jadi KLB menurut saya ini puncaknya saja. Senior-senior ini mungkin sudah gak bisa menahan aspirasi mereka lagi. Tapi menurut saya kelompok KLB ini memang kurang sabar. Jadi belum sempat mengurus dukungan DPC-DPC secara signifikan, mereka udah kadung bikin KLB,” kata Hasan.

Baca juga: Dualisme Partai Demokrat, Pengamat: Keputusannya Ada di Kemenkumham

Sementara, Hasan menyebut, bahwa penggagas KLB bukanlah orang asing di Partai berlambang mercy itu.

Halaman
123
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved