Breaking News:

Penangkapan Terduga Teroris

Ditangkap Densus 88, AM Pencari Dana dan Pelatih Wirausaha Organisasi Teroris Jamaah Islamiyah

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri kembali menangkap salah satu petinggi organisasi Jamaah Islamiah (JI) di Tangerang Selatan, Banten pa

istimewa
Densus 88 anti-teror menangkap 30 terduga teroris, di antaranya 22 orang dari Jawa Timur dan 8 orang di Sumatera Utara. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri kembali menangkap salah satu petinggi organisasi Jamaah Islamiyah (JI) di Tangerang Selatan, Banten pada Rabu (24/3/2021) pagi. 

Kali ini, seorang pria berinisial AM (54) digerebek oleh tim Densus 88 karena diduga ikut terlibat dalam organisasi teroris JI. Penangkapan ini merupakan pengembangan kasus dari tersangka teroris yang telah ditangkap sebelumnya.

"Dikembangkan lagi tadi pagi di Tangerang Selatan itu seorang terduga terorisme pukul 7.15 WIB telah diamankan atas nama AM berumur 54 tahun," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (24/3/2021).

Dalam organisasi teroris JI, AM diketahui bukan orang sembarangan. Menurut Rusdi, dia merupakan salah satu pencari dana dan pelatih wirausaha untuk anggota JI di seluruh Indonesia.

"AM ini bertugas sebagai pencari dana atau dikenal di JI sebagai istishod. Yang bertugas melakukan pelatihan kewirausahaan kepada seluruh anggota JI," ungkap dia.

Adapun pelatihan kewirausahaan bertujuan agar para anggota JI bisa menyetor lebih banyak setiap bulan kepada organisasi. Selama ini, organisasi JI mematok setidaknya meminta anggotanya menyetor 5 persen dari penghasilan.

"Harapan ketika diberikan pelatihan, usaha-usaha anggota JI ini bisa berkembang. Diharapkan ketika usaha dari para anggota JI ini berkembang, tentunya akan memberi nilai lebih infaq yang semakin besar yang masuk di dalam keuangan organisasi JI," ujar dia.

Dengan pelatihan ini, kata Rusdi, organisasi JI berharap eksistensi organisasinya bisa berkembang dan bertahan. Atas dasar itu, tim Densus 88 melakukan pergerakan senyap menangkap pelaku.

"Tentunya rekan-rekan Densus 88 masih bekerja untuk selesaikan permasalahan-permasalahan terorisme di tanah air ini," tukas dia.

Kepolisian RI sebelumnya menyampaikan total masih ada 6.000 orang tergabung dalam jaringan organisasi teroris jamaah Islamiyah (JI) yang masih aktif di Indonesia.

Baca juga: Densus 88 Dalam Sepekan Ringkus 18 Orang di Sumut, 31 Kotak Amal Diduga Untuk Danai Aksi Terorisme

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved