Breaking News:

Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta Berlanjut ke Meja Hijau, Jaksa Sebut Ardi Nikmati Uangnya

Ardi Pratama, terdakwa kasus tersebut dituntut dua tahun penjara oleh jaksa penuntut umum.

Kompas.com
Ardi Pratama, terdakwa kasus salah transfer Bank BCA. (KOMPAS.COM/ACHMAD FAIZAL) 

Ardi mengira uang itu adalah komisi penjualan dua unit mobil dari usahanya. Ternyata uang itu masuk ke rekening Ardi karena pegawai bank salah memasukkan nomor rekening.

Pegawai itu lalu melaporkan Ardi ke polisi karena dinilai tidak memiliki niat baik untuk mengembalikan uang. 

Kronologi kasus

Awal bulan lalu, orang yang melaporkan kasus salah transfer nasabah BCA akhirnya buka suara.

Nur Chuzaimah yang telah pensiun sebagai karyawan BCA Citraland itu menyebut, saat ini pihaknya hanya mengikuti proses hukum sesuai laporannya ke Polrestabes pada Agustus 2020 lalu.

"Sebenarnya saat ini saya hanya mengikuti proses hukum yang berlanjut setelah dari lampiran polisi. Saya melaporkan juga atas nama pribadi," kata Nur Chuzaimah saat didampingi pengacara Sudirman Sidabuke di kawasan Anjasmoro, Kamis (4/3/2021).

Nur Chuzaimah kemudian menceritakan kronologinya.

Berawal pada Maret 2020, teller menerima nasabah yang melakukan transfer ke rekening BCA.

Dari teller itu, baru masuk ke tugas Nur sebagai back office, yang meneruskan transferan tersebut ke nasabah tujuan.

"Telah terjadi kesalahan pertama dan berlanjut ke back office. Saya mengakui hal tersebut karena saat itu saya yang bertugas," cerita Nur.

Halaman
1234
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved