Breaking News:

Mengujungi Sekolah Para Teknisi Senjata dan Tank TNI AD di Gedung Peninggalan Belanda

Gedung Pusdikpal didirikan pada masa penjajahan Belanda tahun 1920-an. Di era Jepang, gedung itu digunakan untuk pabrik kecap, taucho, dan bir.

Tribunnews.com/ Gita Irawan
Kegiatan di Pusdikpal Kodiklatad Cimahi Jawa Barat pada Kamis (25/3/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pusat Pendidikan Peralatan (Pusdikpal) Komando Pendidikan dan Pelatihan Angkatan Darat (Kodiklatad) adalah sekolah para prajurit teknisi senjata dan alat utama sistem senjata (alutsista) TNI Angkatan Darat (TNI AD).

Gedung Pusdikpal didirikan pada masa penjajahan Belanda tahun 1920-an.

Setelah Belanda menyerah kepada Jepang pada 1942, gedung tersebut diambil alih Jepang dan dipergunakan sebagai pabrik kecap, taucho, dan bir. 

Kemudian pada 1945, Jepang menyerah kepada Sekutu dan gedung tersebut diserahkan kembali kepada Belanda.

Baca juga: Panglima TNI Perintahkan Vaksinasi 130 Ribu Prajurit Pakai AstraZeneca

Selanjutnya gedung tersebut digunakan sebagai tempat Pendidikan Teknik atau Techniche Opleiding Institut (TOI) Dinas Angkutan Militer atau Leger Transport Diens (LTD). 

Seiring beejalannya waktu melalui forum perundingan pada 18 Januari 1950 antara Dinas Teknik Tentara (DTT) dengan pihak Belanda, maka pada 12 Maret 1950 sebanyak 39 orang prajurit TNI AD diterima sebagai peserta didik di TOI. 

Selanjutnya para perintis tersebutlah yang menjadi kader-kader Instruktur dan ahli teknik di jajaran Dinas Teknik Tentara (DTT) serta Dinas Peralatan Tentara (DPLT). 

Kegiatan di Pusdikpal Kodiklatad 45
Kegiatan di Pusdikpal Kodiklatad Cimahi Jawa Barat pada Kamis (25/3/2021).

Kemudian, sebagai tindak lanjut penyerahan kedaulatan pada 1 Juni 1950 Tentara Kerajaan Belanda yang diwakili Mayor Art Woerfbain menyerahkan TOI/LTD kepada TNI AD yang diwakili oleh Mayor S Goenadi dan digunakan sebagai Pusat Pendidikan Bintara yang merupakan bawahan DPLAD.

Selanjutnya institusi pendidikan tersebut dimaksud diubah namanya menjadi Pusat Pendidikan Teknik Tentara dan Mayor S Goenadi menjabat sebagai Komandannya.

Baca juga: Kepala BNPT: Perpres Pelibatan TNI Tangani Terorisme Dalam Tahap Harmonisasi

Halaman
123
Penulis: Gita Irawan
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved