Mengungkap Orang Jawa di Kaledonia Baru, 125 Tahun Masyarakat Jawa dalam Pemerintahan Prancis

Pengiriman pertama orang Indonesia adalah sebanyak 170 orang pekerja pada 16 Februari 1896.

Editor: Dewi Agustina
Ist
Direktur Pemberitaan Tribun Network, Febby Mahendra Putra bersama para pimred Tribun seluruh Indonesia berdialog dengan Konjen RI di Kaledonia Baru Hendra Satya Pramana, Rabu 24 Maret 2021 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komunitas orang Jawa menetap di Kaledonia Baru sejak 1896. Bermula ketika Prancis mendatangkan pekerja asing ke wilayah tersebut, termasuk berasal dari Jawa.

Diceritakan oleh Konjen RI di Kaledonia Baru, Hendra Satya Pramana, bahwa orang Jawa sudah ada 125 tahun di Kaledonia Baru dan membentuk suatu komunitas.

Komunitas itu dinaungi sebuah organisasi yang cukup besar di Kaledonia Baru bernama PMIK atau kepanjangan dari Persatuan Masyarakat Indonesia dan Keturunannya.

"Keturunan Indonesia di Kaledonia Baru sudah cukup lama. Pada tanggal 16 Februari 2021 lalu, masyarakat Indonesia disini merayakan 125 tahun kedatangan orang Indonesia di Kaledonia Baru, yaitu tahun 1896," ujar Hendra saat berbincang dengan Direktur Pemberitaan Tribun Network, Febby Mahendra Putra, Rabu (24/3/2021).

Kaledonia Baru atau New Caledonia, kata Hendra, memang masih asing di telinga sebagian besar orang Indonesia.

Kaledonia Baru berada di sebelah timur Benua Australia, berada di sisi selatan Samudera Pasifik dan sebelah utara Selandia Baru.

Pengiriman pertama orang Indonesia adalah sebanyak 170 orang pekerja pada 16 Februari 1896.

Diperingati sebagai hari pertama orang Jawa menginjakkan kaki di Kaledonia Baru. Pengiriman pekerja itu dilakukan atas dasar kesepakatan Prancis-Belanda.

Berikut petikan wawancara Tribun Network bersama Konjen RI di Kaledonia untuk Baru, Hendra Satya Pramana:

Direktur Pemberitaan Tribun Network, Febby Mahendra Putra bersama para pimred Tribun seluruh Indonesia berdialog dengan Konjen RI di Kaledonia Baru Hendra Satya Pramana, Rabu 24 Maret 2021
Direktur Pemberitaan Tribun Network, Febby Mahendra Putra bersama para pimred Tribun seluruh Indonesia berdialog dengan Konjen RI di Kaledonia Baru Hendra Satya Pramana, Rabu 24 Maret 2021 (Ist)

Bisa jelaskan bagaimana kondisi di Kaledonia Baru saat ini?

Wilayah Kaledonia Baru memang masih belum banyak dikenal masyarakat Indonesia. Oleh karena itu salah satu tugas kami di sini adalah untuk memperkenalkan Kaledonia Baru ke Indonesia.

Karena memang potensi di Kaledonia Baru untuk kerja sama yang saling menguntungkan dengan Indonesia pasti ada.

Meskipun wilayahnya sangat kecil dari sisi wilayah maupun penduduknya. Namun potensi kerja sama tetap ada. Dan itu yang terus kita gali apa yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan bersama.

Penting juga kita ketahui wilayah pasifik ini adalah wilayah yang penting untuk Indonesia. Untuk politik luar negeri Indonesia, pasifik ini adalah penting.

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved