Breaking News:

Rumah Ahmad Yani Diteror

Polisi Pastikan Benda Mencurigakan di Rumah Petinggi KAMI Ahmad Yani Bom Palsu

Polda Metro Jaya memastikan tas mencurigakan di sekitar kediaman petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Ahmad Yani berisi bom palsu.

Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Selasa (22/3/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polda Metro Jaya memastikan tas mencurigakan di sekitar kediaman petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Ahmad Yani berisi bom palsu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyebut polisi memastikn itu usai tas tersebut dicek di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

"Barang itu dibawa ke Mako Brimob Kelapa Dua Depok untuk didalami. Hasilnya barang tersebut adalah fake bom atau bom palsu atau bom mainan yang dibuat," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Kamis (26/3/2021).

Baca juga: PROFIL Ahmad Yani, Petinggi KAMI yang Rumahnya Dilempari Bom, Dua Kali Gagal jadi Ketum PPP

Yusri mengatakan dari pengecekan yang turut dilakukan Puslabfor Mabes Polri dalam tas tersebut, ditemukan beberapa rangkaian yang menyerupai bom, seperti jam weker, kabel, dan pipa, serta serbuk petasan.

"Rangkaiannya memang betul, tetapi itu tidak akan meledak karena pemicunya tidak ada," kata Yusri.

Lebih lanjut, Yusri mengatakan telah memeriksa dua saksi terkait bom palsu tersebut, yakni dua karyawan di rumah Ahmad Yani.

Baca juga: Polisi Sebut Benda di Depan Rumah Ahmad Yani Bom Palsu, Saksi Ungkap Ciri-cirinya

Polisi juga turut memeriksa kamera pengawas di sekitar lokasi untuk mencari tahu siapa yang menaruh tas tersebut.

"Ini masih kita terus dalami, mencari siapa yang meletakkan tas tersebut di TKP," kata Yusri.

Sebelumnya, Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat memyampaikan pihaknya telah mengamankan bom palsu tersebut untuk diidentifikasi. Nantinya, Polri juga akan mencari rekaman CCTV di sekitar lokasi.

"Ini kan baru saja kejadian yang dilakukan kepolisian adalah mengamankan barang yang diduga (fake bom) itu. TKPnya tidak ada korban tidak ada ledakan. Kemudian dilakukan olah TKP untuk dilakukan pemeriksaan," kata Tubagus di kediaman Ahmad Yani, Cipinang Indah, Duren Sawit, Jakarta, Jumat (26/3/2021).

Baca juga: Kronologi Penemuan Benda Diduga Bom di Rumah Ahmad Yani, Berawal dari Saksi yang Mau Buang Sampah

Lebih lanjut, Tubagus menyampaikan pihaknya juga akan menggali keterangan sejumlah saksi untuk mendalami kasus tersebut. Khususnya apakah ada orang yang mencurigakan di sekitar TKP tersebut.

"Kan belum dilakukan pemeriksaan (saksi). Kan baru sama-sama datengnya," kata dia.

Sebelumnya, pelaku yang melempar barang mencurigakan di rumah Komite Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Ahmad Yani sengaja dibuat mirip menyerupai bom.

Namun, barang tersebut diduga kuat bom palsu.

"Sementara dalam hal ini barang tersebut tidak meledak sehingga saat ini masih dilakukan pendalaman diduga itu merupakan fake bom atau diduga bom palsu. Kenapa fake bom karena menyerupai atau dimirip-miripin (bom)," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat di kediaman Ahmad Yani, Cipinang Indah, Duren Sawit, Jakarta, Jumat (26/3/2021).

Tubagus menyatakan penyidik telah mengidentifikasi sementara fake bom tersebut. Di dalam barang tersebut, tidak ada komponen atau unsur yang diduga terkait dengan bom.

"Kita sudah bekerja sama dengan Satbrimob Polda metro untuk diamankan dan untuk dibawa. Barangnya menyerupai bom tetapi unsurnya tidak lengkap dan masih perlu pendalaman terkait masalah itu," ujar dia.

Atas dasar itu, ia menyampaikan pihaknya menduga sementara ini barang mencurigakan barang tersebut adalah fake bom.

"Yang jelas ini dugaan kita sementara fake bom karena unsurnya tidak lengkap. Sekarang dibawa ke sat Brimob untuk dianalisis," tukas dia.

Penulis: Reza Deni
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved