Breaking News:

Virus Corona

Berikut Tips Aman Salat Tarawih Berjemaah di Masjid Saat Pandemi Covid-19

Ahli Epidemiologi Indonesia dan Peneliti Pandemi dari Griffith University Australia Dicky Budiman, salat tarawih bisa saja dilakukan

TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN
Ilustrasi salat tarawih di masjid. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bulan Ramadhan sebentar lagi dan diperkirakan akan dimulai pertengahan April 2021.

Namun serupa pada Ramadhan tahun lalu, saat ini pandemi Covid-19 belum juga berlalu.

Beberapa ibadah yang biasanya dilakukan selama bulan ramadhan mau tidak mau diurungkan demi kebaikan bersama.

Baca juga: Cegah Penularan Covid-19, DMI Anjurkan Salat Tarawih Digelar Dua Shift

Misalnya salat tarawih. Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada tahun lalu menerapkan aturan salat tarawih secara individu atau berjamaah bersama keluarga di rumah saja.

Namun, menurut Ahli Epidemiologi Indonesia dan Peneliti Pandemi dari Griffith University Australia Dicky Budiman, salat tarawih bisa saja dilakukan.

Tidak hanya di zona hijau saja, karena menurutnya semua zona harus disikapi secara serius.

Hanya saja dalam penyelenggaraan, ada beberapa hal yang wajib dilakukan.

Baca juga: Masih Pandemi, DMI Usul Agar Pelaksanaan Sholat Tarawih Dilakukan 2 Shift

Pertama penerapan tetap menerapkan protokol yang telah dibuat pemerintah yaitu 5M dan 3T.

Kedua adalah membuat aturan khusus pada masjid yaitu membatasi kapasitas dan membagi dalam beberapa kloter.

"Kapasitas ditentukan dan dibatasi waktunya, supaya bisa bergatian. Jarak juga disesuaikan yaitu 4 meter persegi. Misalnya luas masjid tadinya bisa menampung 100, buat hingga 25 atau 40 orang. Selain itu jeda di dalam masjid juga di atur. Jangan lebih dua jam," katanya saat diwawancara, Senin (29/3/2021).

Halaman
12
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved