Dukcapil Kemendagri Gelar Rakornas Terkait Penanganan Stunting dan Vaksinasi Nasional

Kemendagri menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tahun 2021 terkait penanganan stunting dan dukungan vaksinasi nasional.

Editor: Adi Suhendi
Tribunnews.com/ Larasati Dyah Utami
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tahun 2021 terkait penanganan stunting dan dukungan vaksinasi nasional, Selasa (30/3/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Dukcapil Kemendagri) menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tahun 2021 terkait penanganan stunting dan dukungan vaksinasi nasional, Selasa (30/3/2021).

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan kedua program tersebut sangat dibutuhkan data kependudukan by name by address yang akurat dan dapat dipertanggung jawabkan.

“Peranan Dukcapil adalah bekerja sama dengan stakeholder lain yang bertugas untuk mendesain konsep vaksin di tiap-tiap daerah,” kata Tito.

Baca juga: Benahi Pelayanan, Dukcapil Kemendagri Target SIAK Online Tersedia di 50 Kabupaten dan Kota

Menurutnya Dukcapil dapat bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Satuan Tugas Covid untuk membuat timeline kapan, siapa, dan dimana penduduk itu akan divaksin.

Sehingga tidak terjadi kerumunan yang justru menjadi klaster penularan.

Adapun mengenai stunting, Menteri Tito menjelaskan bahwa kadar kontribusi Dukcapil kurang lebih sama pentingnya kontribusi di bidang vaksinasi Covid-19.

Baca juga: Kemendagri Luncurkan Sistem Pengelolaan Aset Desa Versi 2.0

Apalagi bila mengingat momentum kependudukan Indonesia yang berada dalam suatu bonus demografi.

Jika data kehamilan dan data kelahiran dimiliki, maka program untuk penanganan stunting yang dilakukan berbagai Kementerian/Lembaga, baik di tingkat pusat maupun daerah, itu bisa dikeroyok ramai-ramai.

“Salah satunya adalah diberikan asupan tambahan gizi kepada ibu-ibu hamil dan anak usia di bawah 2 tahun,” kata Tito.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved