Breaking News:

Mabes Polri Diserang Teroris

Penyerangan di Mabes Polri, Legislator NasDem : Jaringan Pelaku Teror Sedang Panik

Legislator NasDem nilai jaringan pelaku teror sedang panik karena serangan dilakukan asal-asalan dan dalam hitungan hari polri menangkap pelaku teror.

Tangkapan Layar Youtube Kompas TV
BREAKING NEWS - Terduga Teroris Masuk ke Mabes Polri, Diduga Baku Tembak Terjadi Dekat Pintu Kapolri. 

Politikus NasDem itu secara khusus memberikan dukungan semangat untuk Polri agar tetap siap dan sigap mengantisipasi segala kemungkinan. 

Eva juga berharap Polri segera mengusut tuntas aksi penembakan di Mabes Polri.

Terutama, mengungkap hingga ke akar-akarnya siapa saja yang terkait dalam sistem jaringan pelaku. 

Berpijak dari beberapa kejadian terakhir, Eva melihat saatnya kini mengoptimalkan peran Polwan dalam tindakan-tindakan pencegahan dan kewaspadaan dini hingga pengamanan.

"Saya melihat keterlibatan perempuan dalam langkah pencegahan dan pengamanan sangat kurang. Padahal untuk masuk ke objek vital, perlu ada pemeriksaan maksimal. Itu harus dipastikan keamanannya dan dilakukan tidak oleh lawan jenis. Kejadian di Mabes Polri, di mana pelakunya adalah perempuan, menjadi pembelajaran berharga untuk segera melakukan optimalisasi Polwan dalam pengamanan" kata Eva. 

Lebih lanjut, yang terpenting dari semuanya, menurut legislator pusat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jateng V ini, peristiwa kekerasan dan tragedi kemanusiaan seperti ini semoga betul-betul menjadi yang terakhir terjadi. 

“Perang terhadap aksi teror memang belum selesai. Tapi, kita telah selangkah lebih menang. Tetap siap, sigap, dan waspada. Kita tidak boleh kalah dengan segala bentuk teror terhadap keamanan bangsa dan negara tercinta ini. Masyarakat juga saya minta tetap tenang. Percayakan sepenuhnya penanganan sebentuk aksi kekerasan seperti ini kepada petugas TNI/Polri. Saya sangat optimis, kita bisa menyelesaikan semuanya segera,” pungkasnya. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved