Breaking News:

Mabes Polri Diserang Teroris

Menurut Pakar Psikologi Forensik Target ZA Adalah Bunuh Diri Dengan Tangan Polisi

Menurut Reza, penyerangan yang ZA lakukan adalah untuk memprovokasi petugas Kepolisian.

Tangkap layar kanal YouTube Baitul Maal Hidayatullah
Ahli Psikologi Forensik, Reza Indragiri Amriel 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pakar Psikologi Forensik Reza Indragiri Amriel menilai teroris yang menjalankan aksinya di Mabes Polri Jakarta beberapa waktu lalu tidak punya target untuk mencederai petugas kepolisian melainkan bunuh diri dengan tangan polisi.

Reza menyebut tindakan tersebut sebagai suicide by police.

Hal tesebut disampaikannya dalam tayangan CrossCheck From Home yang tayang perdana di kanal Youtube Medcom.id pada Minggu (4/4/2021).

"Istilah spesifik seperti kemarin menurut saya adalah suicide by police. Istilah ini kita artikan secara bebas bagaimana seseorang ingin bunuh diri tapi menggunakan tangan polisi," kata Reza.

Baca juga: Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88 di Klaten Ternyata Seorang Pendakwah & Berpendidikan Tinggi

Menurut Reza, penyerangan yang ZA lakukan adalah untuk memprovokasi petugas Kepolisian.

Dengan demikian, kata Reza, ia bisa mencapai targetnya yakni mati di tempat penyerangan tersebut.

"Penyerangan yang dia lakukan, penembakan yang dia lakukan, kurang lebih hanya merupakan bentuk provokasi agar polisi menembak pelaku. Jadi target akhirnya adalah bukan bagaimana menghabisi atau mencederai polisi, target akhirnya adalah bagaimana dia bisa mati di situ," kata Reza.

Baca juga: Pengamat Terorisme Yakini Muchsin Kamal Penjual Senjata ke ZA Tak Bersalah Secara Yuridis

Reza menilai ada dua tujuan ZA melakukan hak tersebut.

Pertama, kata dia, untuk menyebarkan rasa takut.

Kedua, kata dia, menginspirasi banyak orang bahwa keamanan kantor penegak hukum bisa ditembus hanya dengan satu orang dan satu senjata dalam genggaman.

"Kalau ini ditangkap sebagai sebuah pembelajaran yang luar biasa buruk oleh banyak orang, maka sekali lagi kita patut khawatir bahwa kejadian semacam ini tidak akan berhenti sampai di sini.

Sungguh-sungguh saya berharap kepada semua lembaga negara yang bersangkut paut dengn pemberantasan teror, dan seluruh rakyat Indonesia bisa melawan ini," kata Reza.

Berita terkait teroris

Penulis: Gita Irawan
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved