Breaking News:

Penanganan Covid

Panglima TNI Tinjau Vaksinasi AstraZeneca Bagi Ribuan Prajurit TNI AD di Manokwari

Vaksin AstraZeneca diberikan kepada 783 Prajurit TNI dari wilayah Papua dan 1.072 Prajurit TNI dari Wilayah Papua Barat.

Puspen TNI
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto didampingi Kabaintelkam Polri Komjen Pol Paulus Waterpauw meninjau Serbuan Vaksin AstraZeneca bagi Prajurit TNI AD di gedung PKK, Manokwari Papua Barat, Sabtu (3/4/3021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto didampingi Kabaintelkam Polri Komjen Pol Paulus Waterpauw meninjau Serbuan Vaksin AstraZeneca bagi Prajurit TNI AD di gedung PKK, Manokwari, Papua Barat, Sabtu (3/4/3021).

Vaksin AstraZeneca diberikan kepada 783 Prajurit TNI dari wilayah Papua dan 1.072 Prajurit TNI dari Wilayah Papua Barat.

Pelaksanaan vaksinasi melibatkan 19 vaksinator TNI dan Dinas Kesehatan setempat.

Melalui serbuan vaksin tersebut diharapkan dapat mempercepat pencapaian herd immunity.

Dengan demikian program Pemerintah ke depan dapat terwujud dengan cepat dan baik, menuju Indonesia sehat bebas Covid-19.

Baca juga: Bangkitkan Lagi Kunjungan Turis, Puluhan Pelaku Wisata di Lombok Jalani Vaksinasi

"Saya berpesan kepada Prajurit TNI yang telah melaksanakan Vaksin, tentunya para Prajurit harus tetap menjalankan Protokol Kesehatan. Karena itu senjata utama untuk melawan Covid-19," kata Panglima TNI dalam keterangan resmi Puspen TNI pada Sabtu (3/4/2021).

Seperti diketahui, saat ini Personel TNI menjadi prioritas dalam program Vaksinasi Covid-19.

Hal itu karena setelah mereka menerima vaksin para prajurit tersebut akan lebih optimal dalam melaksanakan tugas, maupun mendukung program Pemerintah dengan terjun langsung ditengah masyarakat.

Penulis: Gita Irawan
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved