Breaking News:

Cuaca Ekstrem di Indonesia Timur

Update Korban Bencana di NTT: 68 Orang Meninggal Dunia, 70 Hilang

Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengupdate korban jiwa akibat bencana alam di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

capture video
Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati saat konferensi pers Update Pascabanjir Bandang di Provinsi NTT seperti yang disiarkan kanal YouTube BNPB Indonesia, Senin (5/4/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengupdate korban jiwa akibat bencana alam di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati mengatakan, bahwa korban yang meninggal dunia akibat banjir bandang sebanyak 68 orang di NTT.

Namun, data tersebut akan terus di perbaharui.

"Korban 68 meninggal dunia 68 akibat bencana alam di NTT," kata Raditya saat konferensi pers Update Pascabanjir Bandang di Provinsi NTT seperti yang disiarkan kanal YouTube BNPB Indonesia, Senin (5/4/2021).

Raditya pun merinci jumlah korban meninggal dunia tersebar disejumlah kabupatrn/kota di NTT. Yaitu, 44 orang meninggal di Flores Timur, 11 orang di Lembata, 2 orang di Ende dan 11 orang di Alor.

Selain itu, ia juga nenyebut bahwa ada lebih dari 70 orang yang masih hilang hingga saat ini. 26 di Flores Timur, 16 di Lembata dan 28 di Alor.

Sedangkan, terdapat 15 orang yang luka-luka dan dalam perawatan. 9 di Flores Timur, 1 di Kabupaten Ngada dan 5 di Alor.

Baca juga: Basarnas: 19 Orang Korban Banjir Bandang Flores Timur Masih Dalam Pencarian

Lalu, sebanyak 935 KK atau 2.655 jiwa terdampak  bencana banjir bandang.

"Angka ini masih dalam pendataan," jelasnya.

Berikut 11 Kabupaten/Kota yang terdampak cuaca ekstrim di Provinsi NTT;

1. Kota Kupang
2. Kabupaten Flores Timur
3. Kabupaten Malaka Tengah
4 . Kabupaten Lembata
5. Kabupaten Ngada
6. Kabupaten Alor
7. Kabupaten Sumba Timur
8. Kabupaten Rote Ndao
9. Kabupaten Sabu Raijua
10. Kabupaten Timor Tengah Selatan
11. Kabupaten Ende.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved