Breaking News:

Jaringan Moderat Indonesia: Peran Orang Tua dan Masyarakat Penting Antisipasi Teroris Lone Wolf

Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia (JMI) Islah Bahrawi berpendapat peran orang tua dan masyarakat sangat penting

Tribun Timur/Sanovra Jr
Aparat mengamankan barang bukti saat melakukan penggeledahan di rumah Lukman, tersangka bom bunuh diri Gereja Katedral Makassar yang berlangsung di Jalan Tinumbu 1 Lrg 132, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (29/3/2021). Barang bukti dari hasil penggeledahan langsung diamankan. Diketahui, penggerebekan yang tengah dilakukan kepolisian itu merupakan rumah kos milik Lukman. Lukman diketahui merupakan warga asli Tinumbu. Tribun Timur/Sanovra Jr 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia (JMI) Islah Bahrawi berpendapat peran orang tua dan masyarakat sangat penting untuk mengantisipasi munculnya teroris lone wolf.

Islah berpendapat untuk mengantisipasi munculnya teroris lone wolf orang tua berperan untuk mengontrol tidak hanya kecenderungan media sosial anaknya, melainkan juga teman-teman yang dikontak, hingga pengajian yang dihadiri.

Hal tersebut disampaikannya dalam diskusi bertajuk Memperkuat Kontra Radikalisme yang ditayangkan di kanal Youtube Alinea ID pada Rabu (7/4/2021).

Baca juga: Sosok Abah Popon, Pria yang Disebut Terduga Teroris Ajari Ilmu Kebal, Abah Merasa Difitnah

Baca juga: Densus 88 Antiteror Polri Tangkap Buronan Terduga Teroris di Jakarta

"Ini kemudian menjadi sesuatu yang penting. Kontra radikal ini perlu dimulai dari hulu, masyarakat, terutama dari masyarakat terkecil kita, keluarga. Peran orang tua menjadi sangat penting untuk melakukan kontrol terhadap anak-anaknya," kata Islah.

Menurut Islah teroris lone wolf yang melakukan swaradikalisasi sulit dilacak.

Untuk itu fenomena ZA yang melakukan aksi teror di Mabes Polri beberapa waktu lalu, kata dia, bisa menjadi tren yang kemungkinan sulit diantisipasi oleh aparat keamanan.

"Ini adalah sesuatu yang mungkin menjadi tren ke depan. Lone wolf seperti ini menjadi sesuatu yang harus diantisipasi. Diantispasinya dari mana? Dari pihak keamanan, tidak juga. Ini diantisipasinya dari parenting. Keluarga, pergualan, environment, dari lingkungan kita juga. Ini semua diperlukan keterlibatan masyarakat," kata Islah.

Penulis: Gita Irawan
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved