Breaking News:

Penjelasan Jubir Menhan Soal Detasemen Kawal Khusus Kementerian Pertahanan

Dahnil menjelaskan pasukan tersebut merupakan pasukan jajar kehormatan yang bertugas untuk menyambut tamu-tamu militer.

Tangkapan Layar: Kanal Youtube Unimma
Juru Bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru Bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak, meluruskan kabar terkait viralnya Detasemen Kawal Khusus Kementerian Pertahanan (Denwalsus Kemhan) belakangan ini.

Dahnil menjelaskan pasukan tersebut merupakan pasukan jajar kehormatan yang bertugas untuk menyambut tamu-tamu militer.

Dahnil mengatakan pasukan tersebut ada di bawah kendali Mabes TNI.

"Detasemen khusus untuk Pasukan jajar kehormatan menyambut para tamu-tamu militer dari negara-negara hal biasa, sejak lama sudah ada dibawah kendali Mabes TNI yang ditugaskan di Kemhan RI," kata Dahnil kepada Tribunnews.com, Minggu (11/4/2021).

Hanya saja, dilakukan penyegaran terhadap personelnya.

"Pak Prabowo meminta ke Panglima TNI atau Mabes TNI agar disediakan personel-personel yang secara fisik sempurna karena menjadi "tampilan depan" dalam upacara penyambutan (jajar kehormatan)," kata Dahnil.

Baca juga: TB Hasanuddin: Pembentukan Denwalsus Kemenhan Berlebihan, Tak Sesuai Ketentuan

Baca juga: Di Tokyo, Prabowo Subianto dan Menhan Jepang Bahas Situasi Myanmar

Maka, kata Dahnil, pasukan tersebut menampilkan sosok personel militer negara kita ketika menyambut tamu-tamu militer atau Menhan dari negara-negara lain yang berkunjung ke Indonesia.

"Makanya Pak Menhan memberikan perhatian khusus terkait hal ini, karena menjadi salah satu simbol wibawa kita sebagai bangsa dan negara," kata Dahnil.

Ketika ditanya apakah Pasukan Jajar Kehormatan yang dimaksud Dahnil sama dengan Pasukan Detasemen Kawal Khusus yang diunggah di Instagram resmi ajudan Prabowo, Rizky Irmansyah, @rizky_irmansyah, Dahnil mengatakan penjelasannya lebih tepat.

Halaman
12
Penulis: Gita Irawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved