Breaking News:

Kemendagri Minta DIY Dukung 10 Fokus Pembangunan Tahun 2022

Hudori mengharapkan RKPD Provinsi DIY Tahun 2022 dapat berkontribusi pada pencapaian target pembangunan nasional sesuai dengan kewenangannya

Dok Kemendagri
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Muhammad Hudori saat membuka Rakor PTSP, di kantor Kemendagri, Kamis (18/3/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diminta mendukung 10 bidang fokus pembangunan tahun 2022 oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di rapat Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) DIY secara virtual, Senin (12/4/2021).

Sekjen Kemendagri Hudori mengatakan kesepuluh fokus menggambarkan sektor-sektor tematik pembangunan yang menjadi pengungkit utama dalam upaya mengakselerasi pemulihan ekonomi dan reformasi struktural yang perlu dilakukan di tahun 2022.

“Sepuluh fokus ini mulai dari pariwisata, industri, infrastruktur, UMKM, ketahanan pangan, transformasi digital, pembangunan rendah karbon, perlindungan sosial, kesehatan, pendidikan dan keterampilan,” kata Hudori dalam keterangannya.

Ia berujar secara khusus Permendagri tentang Pedoman Umum Penyusunan RKPD Tahun 2022 akan dikeluarkan untuk jadi arahan dalam pencapaian kinerja dan target pembangunan berdasarkan pendekatan urusan pemerintahan.

Baca juga: Kolaborasi Pemerintah dan Swasta Dinilai Bisa Dorong Pemulihan UMKM

Diantaranya seperti Merdeka Belajar, mutu dan akses kesehatan, UMKM yang mampu bersaing, serta peningkatan kontribusi pariwisata dan ekonomi kreatif terhadap ketahanan ekonomi nasional.

“RKPD Provinsi DIY diharapkan dapat mendukung 10 Fokus Pembangunan Tahun 2022,” kata Hudori.

Sebagai rangkaian proses penyusunan RKPD Tahun 2022, Rakortekrenbang Tingkat Pusat Tahun 2021, di antaranya telah membahas usulan proyek prioritas dari Provinsi DIY.

Ada empat usulan yang diakomodir,  mulai dari pembangunan prasarana jaringan internet atau seluler di 126 titik blank spot; pelatihan pencegahan dan tata laksana balita gizi buruk; orientasi deteksi TB pada anak usia sekolah; dan pelatihan konseling pemberian makanan bayi dan anak (PMBA).

Baca juga: DJP Apresiasi Perusahaan Swasta Patuh Bayar Pajak

Sementara itu 18 usulan lainnya masih perlu pembahasan lebih lanjut.

“Terkait usulan yang dibahas lebih lanjut tersebut, kami minta Bappeda dan perangkat daerah agar berkoordinasi dengan K/L terkait, serta menyiapkan hal-hal yang diperlukan sehingga dapat dibahas dan disetujui dalam Musrenbangnas Tahun 2021 mendatang,” beber Hudori.

Kemendagri mengapresiasi pemilihan tema RKPD Provinsi DIY Tahun 2022 yang terkait pengembangan SDM dan sektor strategis untuk pemulihan sosial Ekonomi di DIY yang selaras dengan tema RKP Nasional.

Hudori mengharapkan RKPD Provinsi DIY Tahun 2022 dapat berkontribusi pada pencapaian target pembangunan nasional sesuai dengan kewenangannya.

Namun tetap mengalokasikan anggaran yang memadai untuk penanganan Covid-19 serta penanganan dampak ekonomi, menguatkan sektor-sektor unggulan dalam rangka pemulihan ekonomi, serta mengembangkan inovasi dan kolaborasi dalam mengakselerasi pembangunan daerah.

“Musrenbang RKPD ini mempunyai arti penting dalam rangkaian penyusunan dokumen perencanaan tahunan daerah,” ujarnya.

Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved