Breaking News:

Sri Mulyani: Ekonomi Syariah Jadi Sumber Pertumbuhan Baru

Kementerian Keuangan menyatakan, ekonomi syariah secara global mengalami pertumbuhan baru dan potensinya menjanjikan.

Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Menteri Keuangan - Sri Mulyani Indrawati 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Keuangan menyatakan, ekonomi syariah secara global mengalami pertumbuhan baru dan potensinya menjanjikan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, target pasar ekonomi syariah meningkat dengan hitungan sebelum ada pandemi Covid-19.

"Kita lihat ekonomi syariah secara global itu pada tahun 2023 sebelum krisis Covid-19 diproyeksikan akan mencapai 3 triliun dolar Amerika Serikat (AS). Kemudian dari sisi aset keuangan syariah bisa mencapai 3,9 triliun dolar AS," ujarnya dalam acara "Economic Challenges Spesial Ramadan" secara virtual, Selasa (13/4/2021).

Baca juga: Menkeu Sri Mulyani: Pencegahan Korupsi Tidak Boleh Hanya Jadi Slogan

Di mana, proyeksi ini didukung konsumsi umat muslim di sektor keuangan syariah yang meningkat dari 2 triliun dolar AS menjadi 2,4 triliun dolar AS dalam 5 tahun terakhir atau dengan pertumbuhan 3,1 persen.

"Nah, kalau kita lihat bahwa potensinya itu besar dan sekarang kita menghadapi Covid-19. Di mana, Covid-19 itu mempengaruhi baik sisi permintaan maupun suplainya," kata Sri Mulyani.

Baca juga: Survei IPO: Mayoritas Publik Puas Kinerja Sri Mulyani, Prabowo Jadi Menteri Paling Populer

Karena itu, eks direktur pelaksana Bank Dunia tersebut menambahkan, pemerintah di dalam mendesain penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi, termasuk didalamnya adalah ekonomi Syariah.

"Kalau kita lihat dari sisi ekonomi maka di sisi permintaan dan sisi suplai menjadi sangat penting dan di sini strategi pemulihan. Namun, pada saat yang sama dimensi dari ekonomi syariah di dalamnya ada dari sisi permintaan," kata Sri Mulyani.

Penulis: Yanuar R Yovanda
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved