Breaking News:

Mudik Lebaran 2021

Pos Penyekatan Pelarangan Mudik Sudah Dibangun di Sejumlah Jalur Tikus

Sejumlah posko penyekatan sudah didirikan di jalur-jalur tikus agar tidak ada pemudik yang lolos saat Operasi Ketupat 6-17 Mei 2021.

TRIBUNNEWS.COM/IST/HO
Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Drs. Istiono, M.H memberikan arahan kepada jajaran Dirlantas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Arman Achdiyat bersama Kapolres Brebes AKBP Gatot Yulianto sert para Kasatlantas wilayah Polda Jawa Tengah di Gerbang Tol Pejagan, Jawa Tengah. TRIBUNNEWS.COM/IST 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aparat kepolisian RI sudah mulai mendirikan posko penyekatan di jalur-jalur tikus terkait pelarangan mudik lebaran 2021.

Hal ini untuk mengantisipasi adanya pemudik yang lolos melewati jalur tikus.

Kakorlantas Polri Irjen Istiono mencontohkan posko penyekatan pelarangan mudik lebaran di Karawang, Jawa Barat.

Di sana, dibentuk 14 titik posko penyekatan pelarangan mudik lebaran.

Baca juga: Polisi Perbolehkan Warga Mudik Sebelum 6 Mei 2021

Dari posko penyekatan tersebut, beberapa di antaranya dibentuk di jalur-jalur tikus yang biasanya menjadi jalur alternatif para pemudik.

"Dari Karawang pun, tadi setelah saya cek saya lihat, titik yang dibangun 14 titik. Termasuk jalur-jalur kecil, jalur alternatif, jalur tikus juga sudah dilakukan pembangunan pos-pos penyekatan," kata Istiono dalam keterangannya, Kamis (15/4/2021).

Tak hanya di Karawang, imbuh Istiono, titik-titik jalur tikus yang berada di Jakarta hingga Bekasi juga telah diantisipasi oleh Polri.

"Beberapa titik jalur arteri maupun jalur tikus yang sudah diantisipasi di masing-masing Polres. Dari Bekasi, perbatasan kota, perbatasan Kabupaten, sudah dibangun dan dilaksanakan dikelola dengan instansi terkait dan diatur tentang waktu jam jaganya, semua telah termanage dengan bagus," jelas dia.

Baca juga: Meski Mudik Dilarang, Polisi Bolehkan Warga Bepergian Sekitaran Jabodetabek

Lebih lanjut, Istiono menyebut pos penyekatan pelarangan mudik itu akan resmi beroperasi sejak 6-17 Mei 2021.

Nantinya, kendaraan yang melintas akan diminta untuk putar balik arah.

"Operasi ketupat 2021 dilaksanakan tanggal 6-17 Mei selama 12 hari. Operasi ini operasi kemanusiaan, tindakan kita ialah persuasif humanis. Hanya memutarbalik arah. Ini bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19," pungkas dia.

Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved