Breaking News:

Jokowi Undang 7 Asosiasi Profesi Bahas Pembangunan IKN Baru, PII Usul Jadi Ajang Inovasi Teknologi

Presiden mengundang Persatuan Insinyur Indonesia (PII) dan enam Asosiasi profesi lain ke Istana Negara, pada Kamis (15/4/2021).

istimewa
Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menyampaikan pesan Presiden Jokowi bahwa pemerintah akan terbuka dengan semua gagasan. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengundang Persatuan Insinyur Indonesia (PII) dan enam Asosiasi profesi lain ke Istana Negara, pada Kamis (15/4/2021).

Beberapa hal yang disampaikan terkait pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru.

Ikatan ahli profesi yang datang ke Istana Negara, diantaranya Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Ikatan Ahli Rancangan Kota Indonesia, Ikatan Ahli Arsitek Lanskap Indonesia, Ikatan Arsitek Indonesia, Ikatan Ahli Lingkungan Hidup Indonesia, dan Green Building Council Indonesia.

Baca juga: Jokowi Akhirnya Jelaskan Alasan Pemerintah Larang Mudik

Tujuh asosiasi profesi yang berpraktik dalam bidang jasa konstruksi tersebut, diberikan kesempatan satu persatu untuk menyampaikan masukan terhadap pembangunan Ibu Kota Negara.

Presiden memberi kesempatan bagi organisasi profesi tersebut, untuk duduk di Badan Otoritas Ibu Kota agar bisa memberikan rekomendasi tentang segala hal yang terkait dengan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan ibukota negara.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menyampaikan pesan Presiden Jokowi bahwa pemerintah akan terbuka dengan semua gagasan, usulan yang disampaikan secara baik, konstruktif untuk membangun Ibu Kota Indonesia yang akan datang.

Karena ibu kota yang dibangun adalah kota dunia untuk semua, maka wajar jika semua orang memperoleh kesempatan yang sama untuk berpartisipasi sekecil apapun termasuk gagasan-gagasan.

Sejalan dengan Presiden, Ketua Umum PII Heru Dewanto menyampaikan pandanganya soal IKN yang diibaratkan, memulai dari kertas putih.

Baca juga: Jokowi Jelaskan Pertimbangan Pemerintah Larang Mudik

Maka berkesempatan menjadikan IKN sebagai standar baru ibukota dunia yang menjadi acuan bagi ibukota lain di dunia.

Halaman
12
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved