Breaking News:

Sistem Deteksi Dini Buoy BPPT Tetap Siaga Pasca-Gempa yang Terjadi di Bayah Banten

Pemantauan kondisi pascagempa ini dilakukan melalui sistem deteksi dini tsunami berbasis Buoy yang dipasang di Perairan Selatan Selat Sunda (Buoy SUN)

Dok.BPPT
Tampilan website InaTOC yang memuat data Buoy BPPT di Selatan Selat Sunda (Buoy SUN), Selatan Malang (Buoy MLG) dan Selatan Bali (DPS). 

Perlu diketahui, sebelumnya telah terjadi gempa bumi dengan kekuatan M 5,1 pada 14 April lalu, pukul 13.28 WIB.

Baca juga: Hidayat Nur Wahid Apresiasi Mensos Salurkan Santunan Gempa Malang

Pusat gempa berada di Barat Daya Bayah, tepatnya pada kedalaman 59 km di bawah permukaan laut.

Gempa bumi ini diperkirakan disebabkan adanya pertemuan lempeng tektonik di Samudera Hindia yang terus aktif bergerak.

Sementara itu, Kepala BPPT Hammam Riza menyampaikan bahwa pihaknya terus fokus untuk mendorong agar program penguatan peringatan dini tsunami yang telah direncanakan sejak 2020 hingga 2024 mendatang bisa sukses.

Oleh karena itu, kata dia, saat ini tim dari Indonesia Tsunami Early Warning System (InaTEWS) BPPT terus mempercepat pemasangan Buoy tsunami.

Perlu diketahui, hingga saat ini, lembaga yang berada di bawah koordinasi Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) ini telah melakukan penyebaran (deploy) Buoy pada 3 dari 11 lokasi yang ditargetkan rampung akhir 2021.

Ketiga Buoy itu telah dideploy di Perairan Malang dan Selat Sunda pada awal Maret lalu, serta dilanjutkan di Perairan Selatan Bali pada 12 April lalu.

Sepanjang 2021, tim InaTEWS BPPT akan mengebut program deploy Buoy dengan menempatkan total 11 buoy di 11 lokasi perairan Indonesia.

Direktur Teknologi Pusat Teknologi Reduksi Resiko Bencana sekaligus General Manager Program Management Office InaTEWS BPPT, M Ilyas mengatakan bahwa untuk mempercepat program penguatan peringatan dini tsunami ini, 15 pusat teknologi pun turut dikerahkan.

Baca juga: BNPB: Gempa M 5,1 Guncang Wilayah Sukabumi dan Lebak

"BPPT mengerahkan 15 pusat teknologi untuk menjamin program pengembangan deteksi dini tsunami dapat dilakukan dengan cepat dan sukses," kata Ilyas.

Halaman
1234
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved