Breaking News:

Emil Salim Bicara Wilayah Calon Ibukota Baru Punya Lahan Basah, Ingatkan Pembangunan Infrastruktur

Emil Salim mengatakan wilayah ibu kota baru yang berada di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur memang terbebas dari ring of fire atau pegunungan ber

istimewa
Ekonom senior. 

Laporan wartawan tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ekonom Senior, Emil Salim mengatakan wilayah ibu kota baru yang berada di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur memang terbebas dari ring of fire atau pegunungan berapi.

Hanya saja, lanjut Emil Salim, perlu diingat bahwa wilayah Kalimantan punya jenis lahan basah.

"Kalimantan bebas dari ring of fire, bebas dari pegunungan berapi, tapi merupakan lahan basah," kata Emil Salim dalam diskusi daring, Jumat (16/4/2021).

Dia menjelaskan lahan basar artinya di bawah permukaan bumi Kalimantan cenderung berair.

Presiden Joko Widodo meninjau lokasi Ibu Kota Negara Baru tepatnya meninjau Klaster Pemerintahan (titik nol), di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (17/12/2019) siang.
Presiden Joko Widodo meninjau lokasi Ibu Kota Negara Baru tepatnya meninjau Klaster Pemerintahan (titik nol), di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (17/12/2019) siang. (Foto Setkab)

Sehingga kata dia, pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut tak bisa disamakan dengan pola pembangunan di Pulau Jawa, Sumatera dan kawasan lainnya.

"Kau gali lubang di Kalimantan, air yang keluar. Maka bayangkan bagaimana membangun kereta api di Kalimantan jika lahannya lahan basah," ucapnya.

"Maka negara yang punya lahan basah mengembangkan pola angkutan dengan propeller, dengan baling - baling di atas atap, jadi tidak di bawah. Sehingga cara membangun fisik perlu memperhitungkan hal ini," pungkas Emil Salim.

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved