Breaking News:

Reshufle Kabinet Jokowi, Nasdem Dukung Kadernya Jadi Menteri

Salah satu kader Nasdem yang disebut akan mengisi kursi menteri adalah Rapsel Ali yang tak lain adalah menantu Wakil Presiden Maruf Amin

dok.
Rapsel Ali 

Laporan Wartawan Tribunnews, Choirul Arifin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Nasdem pimpinan Surya Paloh mendukung jika Presiden Jokowi berniat merekrut kadernya untuk diangkat jadi menteri dalam rencana reshuffle kabinet yang belakangan kencang berhembus dari Istana. 

Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) NasDem, Ahmad Ali mengatakan, setiap partai politik akan senang jika kadernya dianggap layak dan punya kompetensi menduduki jabatan publik. Apalagi jabatan menteri di kabinet.

Pihaknya memastikan siapa saja kader NasDem yang dianggap mumpuni, akan mereka dukung mengisi posisi tersebut.

Salah satu kader Nasdem yang disebut akan mengisi kursi menteri adalah Rapsel Ali yang tak lain adalah menantu Wakil Presiden Maruf Amin.

Namun dia menegaskan, kewenangan mengangkat siapa saja yang akan jadi menteri dalam reshuffle nanti sepenuhnya di tangan Presiden.

Rapsel Ali dikabarkan diundang ke Istana menghadapi Presiden Jokowi di tengah wacana reshuffle kabinet.

Baca juga: Wapres Maruf Amin Berharap Tokopedia Ikut Serta dalam Pengembangan Ekonomi Syariah

Anggota DPR RI asal Sulawesi Selatan ini belakangan ramai diberitakan akan mengisi posisi Menteri Investasi yang merupakan kementerian baru.

Ahmad Ali mengatakan, pada dasarnya, mereka tidak pada posisi menyodorkan kader.

Bagi dia, pengangkatan dan pemberhentian menteri merupakan hak prerogatif presiden sebagai kepala pemerintahan.

“Sebagai partai pasti senang kalau ada kader dianggap layak atau mumpuni menjadi menteri.

Namun kami paham benar bahwa mengangkat atau memberhentikan seseorang pada suatu jabatan, itu menjadi kewenangan Presiden,” ujarnya kepada wartawan.

Rapsel mengakui bertemu Presiden Jokowi pada Rabu, 14 April lalu.

Sehari setelahnya, mantan Ketua Gabungan Perusahaan Konstruksi Nasional Indonesia (Gapeksindo) Sulawei Selatan dan Ketua Asosiasi Perdagangan Barang, Distributor, Keagenan, dan Industri Indonesia (Ardin) Sulawesi Selatan itu mengaku juga bertemu dengan Wakil Presiden, Ma’ruf Amin.

Baca juga: Namanya Digadang-gadang Bakal Jadi Menteri Kabinet, Abdul Muti: Saya Tak Mau Berandai-andai

“Rabu pagi saya bertemu Presiden Jokowi.

Keesokan harinya saya dipanggil Wakil Presiden. Ada beberapa hal yang kami bahas, terutama persoalan-persoalan terkait kebangsaan. Intinya adalah bagaimana Indonesia bisa semakin maju,” kata Rapsel Ali Sabtu, 17 April 2021.

Soal ramainya pemberitaan dirinya akan masuk dalam kabinet, Rapsel menanggapinya dengan santai.

Ia menegaskan, dirinya merasa sangat terhormat bisa bertemu Presiden dan membahas masalah kebangsaan.

“Kami berdialog sambil jalan bersama,” beber pendiri Asosiasi Pemerintah Daerah Pesisir dan Kepulauan (Aspeksindo) tersebut.

Penulis: Choirul Arifin
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved