Breaking News:

Kasus Nurhadi, KPK Cegah Pengacara Lucas ke Luar Negeri

KPK mencegah pengacara Lucas tidak bepergian ke luar negeri selama enam bulan ke depan berkaitan kasus Nurhadi.

Istimewa
Gedung Merah Putih, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan, Jakarta Selatan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencegah pengacara Lucas untuk tidak bepergian ke luar negeri selama enam bulan ke depan.

Pencegahan melalui Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia itu dikatakan berkaitan penanganan kasus rasuah yang menjerat mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi.

“Pencegahan ke luar negeri tersebut berlaku selama 6 bulan terhitung sejak tanggal 8 April 2021,” ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (19/4/2021).

Baca juga: KPK Buka Penyidikan Baru: Nurhadi Diduga Disuap Eks Petinggi Lippo Group

Pada perkara ini, Nurhadi dijerat terkait rasuah dan pencucian uang.

Dalam kasus suap dan gratifikasinya, Nurhadi dan menantunya yakni Rezky Herbiyono sudah vonis di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

“Pencegahan ke luar negeri ini tentunya dalam rangka kepentingan pemeriksaan, agar pada saat diperlukan untuk dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan pihak tersebut tetap berada di wilayah Indonesia dan kooperatif hadir memenuhi panggilan penyidik KPK,” sebut Ali.

Baca juga: KPK Panggil 28 Saksi di Kasus Korupsi Bupati Bandung Barat Aa Umbara

Diketahui sebelumnya, Lucas juga pernah dicegah KPK terkait skandal suap mantan petinggi Lippo Group Eddy Sindoro.

Sementara pada kasusnya sendiri yakni dugaan menghalang-halangi proses hukum di KPK, Lucas bebas di tingkat Peninjauan Kembali (PK) setelah 'mendapat bonus' berupa pengurangan hukuman di tingkat banding di PT DKI Jakarta dan tingkat kasasi di MA.

Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved