Breaking News:

Menilik Rumah Menlu Pertama RI Achmad Soebardjo di Cikini: Menyimpan Segudang Cerita Perjuangan

Terletak di pinggir Jalan Cikini Rayam rumah tua berlanggam kolonial itu masih berdiri kokoh di tengah modernisasi.

Tribun Jakarta/Satrio Sarwo
Tampak depan rumah bergaya kolonial milik Menteri Luar Negeri Pertama Achmad Soebardjo pada Sabtu (17/4/2021) - Rumah tua berlanggam kolonial di tepi Jalan Cikini Raya masih berdiri kokoh di tengah pembangunan modern. Pemilik rumah itu mendiang Achmad Soebardjo. 

Ruang tamu rumah itu sangatlah megah. Saat pertama kali melangkahkan kaki ke dalam ruang tamu, nuansa zaman dulunya terasa.

Ada enam jendela dan tiga pintu berkusen besar terpajang di depan ruang tamu. Sedangkan terdapat dua jendela berkusen besar di bagian belakang dan di samping ruang tamu.

Ciri khas rumah belanda lainnya yang saya rasakan ketika masuk ialah plafon rumah yang sangat tinggi tak seperti rumah zaman sekarang.

Ruang tamu yang besar seakan membuat tubuh saya terasa kecil. Ruangan pun terasa sejuk karena sirkulasi udara yang baik.

Di ruang tamu, terdapat sejumlah perabotan tua seperti sejumlah bangku, meja, lampu gantung dan sebuah cermin di dinding. Rumah ini terdiri dari empat kamar dan satu kamar mandi.

Bambang bercerita bahwa plafon rumah ini terbuat dari kayu jati besi yang sudah berusia hampir 300 tahun.

Baca juga: Stadion Bersejarah Persikota-Persita Tangerang Direnovasi: Stadion Benteng Jadi Fasilitas Publik

Saat kepala saya menengadah ke atas, terlihat plafon bercat putih itu sudah lapuk.

Semenjak Achmad Soebardjo tutup usia, rumah itu ditinggali oleh anak dan cucunya.

Kini, ada tiga keluarga yang masih mendiami rumah tersebut.

Tak berselang lama, Ibu Laksmi menghampiri saya. Anak sulung dari lima bersaudara ini bersedia menggali kembali kenangan kala ayahnya membeli rumah ini.

Halaman
1234
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved