Breaking News:

Penanganan Covid

Menko PMK: Pemerintah Berusaha Perbesar Cadangan Dana Abadi Beasiswa

Muhadjir berharap setelah pandemi Covid-19, dana pendidikan dapat dimaksimalkan untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

TRIBUNNEWS.COM/IST/HO
Menteri Sosial Ad Interim RI Muhadjir Effendy memberi keterangan kepada wartawan, bahwa pemerintah akan menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat yang terdampak COVID-19 di wilayah Jabodetabek berupa bantuan sosial tunai (BST) pada 2021, di Gedung Kementerian Sosial Jakarta, Senin (14/12/2020). TRIBUNNEWS.COM/IST 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan pemerintah sejak tahun lalu sudah mengalokasikan sebagian dari total 20 persen anggaran pendidikan untuk penanganan Covid-19.

"Sekarang kita sedang fokus pada sektor kesehatan dan ekonomi, sedangkan sebagian dari dana pendidikan kita masukkan ke dalam dana abadi pendidikan," ujar Muhadjir melalui keterangan tertulis, Senin (19/4/2021).

Mantan Mendikbud ini berharap setelah pandemi Covid-19, dana pendidikan dapat dimaksimalkan untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Baca juga: Pandemi, Beasiswa LUAS Rp 6 Miliar Untuk 100 Mahasiswa Tetap Berlanjut

Peningkatan kualitas SDM tersebut, menurut Muhadjir, dapat ditingkatkan melalui sumber beasiswa.

"Mudah-mudahan ke depan dana abadi pendidikan ini bisa digunakan betul ketika Covid-19 sudah selesai, kita bisa tancap gas untuk membangun SDM melalui sumber-sumber beasiswa," tutur Muhadjir.

Ia menyatakan pemerintah juga telah menyiapkan prioritas cetak biru ekosistem pengetahuan dan inovasi di bidang SDM.

Langkah tersebut melalui penyusunan rencana pengembangan SDM di setiap lembaga riset dan inovasi yang secara sistematis terfasilitasi dengan sumber pendanaan beasiswa.

"Pemerintah sekarang sedang berusaha untuk memperbesar cadangan dana abadi untuk beasiswa dan juga riset," kata Muhadjir.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved