Breaking News:

Kasus Asabri

Kebocoran Pipa Gas Kapal LNG Aquarius Bakal Turunkan Nilai Sitaan Korupsi Asabri?

Pihak JAM Pidsus masih mendalami kerusakan yang dialami oleh kapal yang konon terbesar di Indonesia tersebut.

Tribunnews.com/ Igman Ibrahim
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejagung Febrie Adriansyah di Gedung Bundar Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Rabu (22/1/2020). 

Menurut Leonard, kasus ini tengah ditangani oleh tim penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus). Hasilnya, mereka berencana untuk mengundang pihak Pertamina.

"Kami telah merencanakan pihak Pertamina untuk diundang," kata Leonard Eben Ezer saat dikonfirmasi, Senin (19/4/2021).

Dijelaskan Leonard, kapal LNG Aquarius mengalami kebocoran pipa karena sempat masih beroperasi meskipun berstatus sitaan dari Kejaksaan Agung RI. Penyidik pun memiliki alasan tersendiri.

Baca juga: Adik Benny Tjokrosaputro dan Istri Ilham Siregar Diperiksa Kejagung Terkait Korupsi Asabri

Ia menyampaikan salah satu alasannya lantaran LNG Aquarius diketahui membawa kargo LNG dari Bontang. Adapun muatan kargo tersebut digunakan untuk menyuplai pembangkit listrik ke wilayah Jawa.

Jika tak beroperasi, dia mengkhawatirkan pasokan listrik ke sejumlah wilayah di Pulau Jawa akan terganggu. Atas dasar itu, kapal itu sempat dikelola sementara oleh Pertamina selama masa penyitaan.

"Apabila suplai terhambat akan berdampak ke suplai pembangkit Muara Karang guna distribusi listrik ke wilayah Jawa," ujar dia.

Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved