Breaking News:

Kasus Asabri

Kebocoran Pipa Gas Kapal LNG Aquarius Sitaan Korupsi Asabri Tanggung Jawab Pertamina

Kejagung telah berkoordinasi bersama dengan Pertamina untuk mengetahui penyebab bocornya pipa gas kapal LNG Aquarius.

Kejagung
Kejaksaan Agung kembali melakukan tindakan penyitaan barang bukti dalam Perkara Tindak Pidana Korupsi Pengelolaan Keuangan dan Dana Investasi di PT Asabri (Persero). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapal LNG Aquarius yang juga merupakan sitaan korupsi Asabri mengalami kebocoran pipa gas. Namun, Kejagung RI menyebut kerusakan merupakan tanggung jawab Pertamina.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Febrie Adriansyah menyatakan kapal tersebut memang dalam pengelolaan Pertamina sejak pertama kali disita tim Kejagung RI.

"Itu kan dalam pengelolaan Pertamina dan juga kerusakan itu juga belum tahu sampai separah apa," kata Febrie di Kejagung RI, Jakarta, Senin (19/4/2021) malam.

Febrie mengungkapkan pihaknya juga telah berkoordinasi bersama dengan Pertamina untuk mengetahui penyebab bocornya pipa gas kapal LNG Aquarius tersebut.

"Yang paling penting kita mengkoordinasikan dengan Pertamina apa sebabnya. Apalagi sampai menimbulkan korban," ujar dia.

Baca juga: Kejagung Ungkap Alasannya Periksa Adik Heru Hidayat dalam Pusaran Kasus Korupsi Asabri

Untuk sementara waktu, kata Febrie, kapal LNG Aquarius itu nantinya akan diperbaiki oleh Pertamina. Tujuannya agar kapal tersebut tetap bisa beroperasi.

Pasalnya, kapal itu menjadi salah satu pemasok pembangkit listrik ke sejumlah wilayah Pulau Jawa.

"Iya itu pasti akan diperbaiki kembali. Karena memang kepentingannya untuk operasional ada kepentingan untuk pihak PLN supaya tidak terhambat semuanya," ujar dia.

Sebelumnya, Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI Leonard Eben Ezer membenarkan kapal pengangkut gas alam cair alias liquefied natural gas (LNG) Aquarius milik tersangka korupsi Asabri Heru Hidayat mengalami kebocoran pipa.

Halaman
12
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved