Breaking News:

Menpan RB Akui Kerap Kehilangan PNS karena Terkena Radikalisme, Fadli Zon: Harus Dievaluasi

Menpan-RB Tjahjo Kumolo kerap kehilangan PNS karena terpapar radikalisme, Fadli Zon minta hal tersebut dievaluasi.

Tangkapan Layar Youtube Fadli Zon
Fadli Zon - Menpan-RB Tjahjo Kumolo kerap kehilangan PNS karena terpapar radikalisme, Fadli Zon minta hal tersebut dievaluasi. 

TRIBUNNEWS.COM - Politikus Partai Gerindra, Fadli Zon menanggapi pengakuan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Briokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo yang kerap kehilangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) karen terpapar paham radikalisme dan terorisme.

Melalui cuitannya, @FadliZon, ia meminta pemerintah untuk segera mengevaluasi terkait kejadian itu.

"Harus dievaluasi, jangan-jangan yang nilai radikalisme tak mengerti radikalisme itu apa," tulisnya, Senin (19/4/2021).

Menurutnya, radikalisme menimbulkan prasangka dan fitnah terus menerus di tengah masyarakat.

Fadli menduga, kejadian ini yang membuat rangking demokrasi Indonesia menurun.

"Wacana radikalisme bisa membuat prasangka and fitnah tak henti, dijadikan alat bungkam kritik atau refleksi fobia Islam."

"Ini yang bikin demokrasi RI jeblok ke rangking 102," lanjut anggota DPR RI itu.

Diketahui, Menpan-RB Tjahjo Kumolo mengungkap banyak kehilangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mumpuni, karena terkena pemahaman radikalisme dan terorisme.

Ia mengaku kerap menindak tegas hingga mencopot jabatan pegawainya, akibat melanggar hal yang berkaitan radikalisme itu.

Pemahaman radikalisme ini terlihat pada ujian Tes Potensi Akademik (TPA) yang dijalani PNS.

Halaman
1234
Penulis: Shella Latifa A
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved