Breaking News:

Ramadan 2021

Mahfud MD Selalu Teringat Suasana Puasa Ramadan di Tanah Suci

Tidak hanya manfaat dan keberkahan, bulan suci Ramadan selalu meninggalkan kesan tersendiri bagi sebagian umat Islam.

Penulis: Gita Irawan
WARTAKOTA/Henry Lopulalan
Seorang jemaah dengan kusuk membaca Al-Quran pelataran dalam mesjid Istiqal, Pasar Baru, Jakarta Pusat, Jumat(16/4/2021). Banyak jemaah dengan berbagai cara mengisi waktu untuk menunggu berbuka puasa. (Warta Kota/Henry Lopulalan) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tidak hanya manfaat dan keberkahan, bulan suci Ramadan selalu meninggalkan kesan tersendiri bagi sebagian umat Islam.

Sebagian kesan tersebut tidak mudah dilupakan dengan berbagai alasan.

Seperti halnya Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD, sampai saat ini ia masih terkesan dan tak bisa melupakan pengalamannya berpuasa Ramadan di tanah suci Mekkah dan Madinah.

Menurut Mahfud, suasana berpuasa Ramadan di Mekah dan Madinah berbeda dengan di Indonesia.

Di Mekah, kata Mahfud, setiap sore hari banyak sekali orang mau bersedekah.

Mereka, kata Mahfud, bahkan menarik-narik orang yang mau salat untuk salat di dekatnya agar mudah diberikan sedekah.

"Kamu nanti duduk di sini, sudah disediakan. Nanti ada orang lain lagi, ini yang mau bersedekah, Syekh ini, Syekh itu. Rebutan mau memberi. Itu sangat berkesan," kata Mahfud ketika dihubungi Tribunnews.com lewat sambungan telepon pada Rabu (21/4/2021).

Baca juga: Tips Jadikan Puasa Sarana Menggapai Ketaqwaan Ala Menko Polhukam Mahfud MD

Padahal, kata Mahfud, yang disedekahkan hanya makanan berbuka puasa yang biasa saja misalnya kurma.

Namun antusiasme mereka dalam memberi sedekah memberikan kesan tersendiri bagi Mahfud.

"Orang sangat antusias agar ada orang yang makan dari yang dia sediakan. Bagi saya itu berkesan, betapa indahnya keinginan orang untuk bersedekah dan ditanggapi dengan baik oleh manusia di seluruh dunia," kata Mahfud.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved