Breaking News:

Kabupaten Sinjai dan Jasindo MoU Asuransi Pertanian dan Peternakan

Mentan Syahrul Yasin Limpo menjelaskan, asuransi pertanian sangat diperlukan untuk menanggulangi kerugian sektor pertanian bila disebabkan faktor alam

dok. Kementan
Asuransi pertanian sangat diperlukan untuk menanggulangi kerugian sektor pertanian bila disebabkan faktor alam seperti cuaca. 

TRIBUNNEWS.COM - Sebagai komitmen pemerintah daerah dalam menjamin kesejahteraan para petani dan peternak, Pemerintah Kabupaten Sinjai kembali menggandeng PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) guna menjamin asuransi pertanian dan peternakan di Kabupaten Sinjai.

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) menjelaskan, asuransi pertanian sangat diperlukan untuk menanggulangi kerugian sektor pertanian bila disebabkan faktor alam seperti cuaca.

"Itulah pentingnya asuransi pertanian. Asuransi pertanian belum menjadi culture. Tahun depan harus bisa diterapkan seluruhnya," kata Mentan SYL, Jumat (23/4).

Asuransi tersebut juga akan menjadi persyaratan mendapatkan KUR pertanian. KUR akan disalurkan kepada gabungan kelompok tani (gapoktan), yang mewajibkan para anggotanya memiliki asuransi pertanian.

"Oleh sebab itu, petani wajib masuk kelompok tani. Di kelompok tani itu, wajib hukumnya dia punya asuransi," pungkas Mentan SYL.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy menambahkan, semua petani bisa memanfaatkan program AUTP ini, sehingga petani bisa nyenyak dan tidur dengan tenang kalau lahan sawahnya terkena banjir, kekeringan dan serangan hama.

“Bayar preminya tiap hektare (ha) hanya Rp36.000/musim tanam. Jadi, Pemerintah masih mensubsidi Rp144.000/ha/musim tanam. Kalau petani sudah menjadi peserta AUTP, nanti bisa melakukan klaim apabila sawahnya terkena bencana banjir, kekeringan, dan serangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT),” kata Sarwo Edhy.

Dikatakannya, AUTP merupakan cara Kementan untuk melindungi usaha tani agar petani masih bisa melanjutkan usahanya ketika terkena bencana banjir, kekeringan atau serangan OPT.

“Kami harapkan semua petani padi bisa mendaftar sebagai anggota AUTP. Penyuluh bisa menjelaskan ke petani harga preminya murah dan sangat bermanfaat,” ujarnya.

Kerja sama Kabupaten Sinjai dengan Jasindo tersebut dituangkan dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani langsung oleh Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) bersama Branch Manager PT Asuransi Jasindo, Tony Hendrawan di Rumah Jabatan Bupati Sinjai.

Halaman
12
Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved