Kapal Selam Nanggala Hilang Kontak

PM Ausralia Ikut Berduka Atas Tragedi Kapal Selam KRI Nanggala-402

Ucapan berbelasungakawa atas tragedi kapal selam KRI Nanggala-402 yang tenggelam di perairan utara Bali dan 53 awaknya dinyatakan gugur mulai mengalir

infokomando.id
Ilustrasi evakuasi kapal selam KRI Nanggala 402. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Ucapan berbelasungakawa atas tragedi kapal selam KRI Nanggala-402 yang tenggelam di perairan utara Bali dan 53 awaknya dinyatakan gugur mulai mengalir dari pemimpin negara-negara sahabat.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison diantara pemimpin dunia mengucapkan belasungkawa mendalam atas tragedi yang terjadi di  perairan utara Bali.

Kantor berita Sky News Australia, Senin (26/4/2021) melaporkan Perdana Menteri Scott Morrison telah menghubungi Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak lama setelah pengumuman KRI Nanggala-402 dinyatakan tenggelam dan semua awaknya gugur.

PM Scott Morrison mengucapkan “Simpati terdalam kepada Presiden Indonesia atas hilangnya kapal selam angkatan laut KRI Nanggala.”

Baca juga: Duka Komar Preman Pensiun, Satu di Antara 53 Awak KRI Nanggala Adalah Kerabatnya

Demikian dituliskan PM Australia dalam akun Twitternya .

Kapal selam KRI Nanggala-402 pecah menjadi tiga bagian pada kedalaman 850 meter.

"Simpati terdalam kepada Presiden Jokowi dan seluruh teman-teman Indonesia atas hilangnya KRI Nanggala," kata Mr Morrison dalam sebuah posting Twitter.

"Suatu kehormatan bisa berkontribusi dalam upaya pencarian. Australia berdiri bersama Anda di saat Anda kehilangan".

Kapal selam itu menghilang selama latihan di lepas pantai Bali pada hari Rabu pekan lalu.(Sky News Australia)

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved