Breaking News:

Penembakan di Papua

Polri: Tidak Ada Tempat Bagi Kelompok Kriminal Bersenjata di Tanah Papua

Rusdi menerangkan aparat gabungan juga terus berupaya untuk menjaga keamanan di tanah Papua.

Dok Humas Satgas Nemangkawi via Kompas.com
Personel Satgas Nemangkawi tengah melakukan pengamanan di Lapangan Terbang Beoga, Puncak, Papua, Kamis (15/4/2021) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepolisian RI memastikan akan memburu kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua yang terlibat dalam insiden baku tembak hingga menyebabkan Kabinda Papua Brigjen TNI I Gusti Putu, gugur di Distrik Beoga, Papua.

"Ke depan tentunya aparat keamanan TNI dan Polri terus bekerja secara optimal melakukan pengejaran penangkapan terhadap kelompok kriminal bersenjata, Yang pasti tidak ada tempat bagi Kelompok Kriminal Bersenjata di tanah Papua," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono di Mabes Polri, Jakarta, Senin (26/4/2021).

Rusdi menerangkan aparat gabungan juga terus berupaya untuk menjaga keamanan di tanah Papua.

Ia memastikan negara tidak akan kalah dengan KKB Papua.

"Polri dan TNI juga beserta instansi lainnya sekali lagi berusaha secara optimal untuk menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan Kelompok Kriminal Bersenjata di tanah Papua," jelasnya.

Baca juga: Gugurnya Kabinda Brigjen Gusti Putu Danny Menandakan BIN Proaktif Jaga Stabilitas Keamanan Papua

Lebih lanjut, Rusdi menambahkan TNI-Polri juga akan menjamin keamanan seluruh masyarakat di Papua. Khususnya agar kejadian serupa tak terulang kembali.

"Aparat keamanan TNI-Polri beserta aparat lainya bekerja secara optimal bagaimana masalah Kamtibmas bisa dikendalikan dan pada sisi lain KKB dapat ditangani secara optimal dan dapat mempertanggungjawabkan segala perbuatanya di tanah Papua," pungkasnya.

Sebelumnya, Badan Intelijen Negara (BIN) menjelaskan kronologi gugurnya Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Papua Brigjen TNI Putu IGP Dani NK dalam kontak senjata dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua.

Dalam keterangan tertulisnya, Juru Bicara BIN, Wawan Purwanto mengatakan kontak senjata terjadi saat Satgas BIN dan Satgas TNI-Polri sedang melakukan patroli menuju Desa Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, Minggu (25/4/2021).

“Satgas BIN Bersama dengan Satgas TNI-Polri melakukan perjalanan menuju Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak dalam rangka observasi lapangan dan pengejaran bersama pasukan TNI-Polri untuk pemulihan keamanan di sekitar SDN Dambet dan Honai Milik Benert Tinal (Kepala Suku Distrik Beoga) yang dibakar pada 17 April 2021 serta untuk memotong Pergerakan kelompok KSB ke Illaga,” kata Wawan Purwanto.

Halaman
12
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved