Breaking News:

Anies Baswedan Ditengarai Safari Politik di Basis Demokrat, Apa Maknanya?

Safari politik yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Jawa Timur, terutama di basis Partai Demokrat, disebut memiliki sinyal politik ya

Facebook/Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, kembali membagikan potret saat ia menikmati kuliner di sebuah warung nasi rawon khas Jawa Timur, Selasa (23/3/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Safari politik yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Jawa Timur, terutama di basis Partai Demokrat, disebut memiliki sinyal politik yang mendalam.

Sebab Anies ditemani dua kepala daerah besutan Partai Demokrat, Walikota Madiun Maidi, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono hingga Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko. 

Lantas apa makna dari safari politik Anies Baswedan di basis Partai Demokrat

Juru bicara Gardem 98 Gepeng Mirdjaja menilai bahwa dipersilakannya Anies Baswedan 'tebar pesona' di basis Partai Demokrat, merupakan bukti bahwa SBY tidak percaya dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). 

“Ini indikasi bahwa SBY tidak percaya dengan AHY, sehingga harus menjadikan Anies Baswedan sebagai bonekanya di 2024 nanti,” ujar Gepeng Mirdjaja, kepada wartawan, Rabu (28/4/2021). 

Menurutnya, SBY seolah menjawab kegelisahan di basis-basis Partai Demokrat yang mempertanyakan mantan mayor tersebut yang belum matang secara politik di dalam memimpin.

Baca juga: Safari Pangan Anies ke Ngawi Disorot, Pengamat Bilang Sedang Jajaki Ikatan Politik Lokal

Karena AHY sebelumnya melakukan safari politik, kata dia, namun hasilnya tidak banyak melakukan perubahan di basis-basis Partai Demokrat

"Makanya, SBY membutuhkan sosok Anies untuk menutup-nutupi lemahnya kepemimpinan AHY di kader bawah Partai Demokrat," kata dia. 

Gepeng lantas menyinggung survei yang dilakukan SMRC pada 28 Februari-8 Maret 2021. Survey itu menunjukkan bahwa popularitas AHY hanya 0,2 persen lebih banyak dibandingkan SBY

Dalam survey tersebut, 10 tokoh teratas adalah: 1. Jokowi 15,2%, 2. Prabowo 13,4%, 3. Ganjar Pranowo 6,1%, 4. Anies Baswedan 5,4%, 5. Sandiaga Uno 3,1%, 6. Ridwan Kamil 2,2%, 7. Basuki T Purnama 2,0%, 8. Hary Tanoe 1,2%, 9. Agus Harimurti Yudhoyono 0,9%, dan 10. Susilo Bambang Yudhoyono 0,7%.

Halaman
12
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved