Breaking News:

Nadiem: Perbaiki Sistem Pendidikan Bukan Pekerjaan Mudah

Mantan CEO Gojek ini mengatakan Kemendikbud telah merancang dan memprakarsai kebijakan Merdeka Belajar

Tangkap Layar YouTube Sekretariat Presiden
Nadiem Makarim memberikan pernyataan setelah resmi dilantik sebagai Mendikbud-Ristek. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan- Ristek, Nadiem Makarim mengatakan perbaikan sistem pendidikan di Indonesia bukan merupakan pekerjaan yang mudah.

Nadiem mengatakan saat ini masih banyak pekerjaan rumah yang jajarannya perlu benahi.

"Memperbaiki sistem pendidikan, dan SDM melalui pendidikan ini bukan pekerjaan yang mudah. Ada begitu banyak tugas dan PR yang harus kita kerjakan," ucap Nadiem dalam webinar Peluncuran Gerakan Pelajar dan Ibu Penggerak Merdeka Belajar, Rabu (28/4/2021).

Mantan CEO Gojek ini mengatakan Kemendikbud telah merancang dan memprakarsai kebijakan Merdeka Belajar.

Saat ini, kebijakan Merdeka Belajar ala Nadiem telah memasuki 10 episode dengan berbagai program di beberapa aspek yang terkait pendidikan di Indonesia.

Baca juga: Nadiem Makarim Emban Amanah sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

"10 episode tersebut mencapai program-program yang berkaitan dengan pendanaan, penerimaan peserta didik baru, sistem asesmen, peningkatan kualitas vokasi dan juga Kampus Merdeka," ungkap Nadiem.

Meski begitu, Nadiem mengatakan masih banyak masalah pendidikan yang harus dibenahi.

Kemendikbud, kata Nadiem, bakal kembali meluncurkan Merdeka Belajar episode selanjutnya.

"Masih banyak lagi yang harus ditangani. Sehingga kami harus bergerak cepat. Kami menyiapkan merdeka belajar jilid 11 dan 12 yang akan segera diluncurkan dalam waktu dekat," pungkas Nadiem. 

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved