Breaking News:

Respons Menag Yaqut soal Video Viral Pengurus Masjid Usir Jemaah yang Pakai Masker

Menag memberi tanggapan terkait video viral pengurus masjid mengusir jemaah yang memakai masker saat menunaikan salat.

Humas Kemenag
Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas. Menag memberi tanggapan terkait video viral pengurus masjid mengusir jemaah yang memakai masker saat menunaikan salat. 

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas memberi tanggapan terkait video viral pengurus masjid mengusir jemaah yang memakai masker saat menunaikan salat.

Ia menyampaikan, menggunakan masker demi menjaga kesehatan itu hukumnya wajib.

Sehingga, jemaah yang beribadah di masjid diperbolehkan menggunakan masker.

Mengingat, saat ini pandemi Covid-19 masih terjadi di Indonesia.

"Salat pakai masker itu kan paling banter kalau dihukum itu makruh."

"Sekali lagi menjaga kesehatan, menjaga keselamatan itu wajib," ujarnya, dikutip dari YouTube Kompas TV, Rabu (5/5/2021).

"Dalam kondisi darurat, apapun boleh dilakukan untuk menyelamatkan diri sendiri, untuk menyelamatkan lingkungan kita, itu hukum darurat. Jadi boleh pakai masker," tegasnya.

Baca juga: Melihat dari Dekat Masjid Al Amanah Bekasi, Tempat Jamaah Bermasker Diusir

Viral seorang jemaah masjid dibentak dan dipaksa keluar karena memakai masker di dalam masjid.
Viral seorang jemaah masjid dibentak dan dipaksa keluar karena memakai masker di dalam masjid. (Viral sosmed)

Yaqut Cholil Qoumas lalu mencontohkan pelaksanaan salat Tarawih di Masjidil Haram Mekkah.

Jemaah yang salat di Masjidil Haram masih menggunakan masker untuk mencegah penularan Covid-19.

"Coba lihat di Masjidil Haram ini, itu mereka salat Tarawih, fardu di sana itu pakai masker, karena memang melindungi diri sendiri wajib hukumnya," jelas menteri agama.

Baca juga: Larang Jemaah Salat Pakai Masker, Pengurus Masjid di Bekasi Ternyata Pernah Ditegur Polisi 2 Kali

Halaman
123
Penulis: Nuryanti
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved