Breaking News:

Penanganan Covid

Jubir Kemenkes: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Baru 5 Persen, Dipercepat Setelah Lebaran

Pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 setelah bulan Ramadan dipercepat. Harapannya target satu juta dosis vaksin per hari terealisasi.

Tribunnews/Irwan Rismawan
Lansia mengikuti vaksinasi Covid-19 di Lippo Mall Kemang, Jakarta, Senin (12/4/2021). Program vaksinasi Covid-19 ini adalah wujud komitmen Lippo Malls Indonesia dalam mendukung Pemerintah merealisasikan target 1 juta vaksin per hari melalui Gerakan Bersama Sukseskan Program Vaksinasi Nasional. Tribunnews/Irwan Rismawan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan, saat ini baru 5 persen atau sekitar 8,8 juta penduduk Indonesia menerima vaksin Covid-19 lengkap.

Hasil tersebut masih jauh dari target terbentuknya herd imunity yakni 181,5 juta orang.

Ia memaparkan, dari data terkini 13,6 juta telah menerima suntikan dosis pertama dan 8,9 juta orang menerima suntikan kedua.

Namun cakupan penerima vaksinasi lengkap masih rendah atau terhitung baru 8,8 juta orang.

"Jumlah vaksinasi yang sudah dicapai untuk dosis 1 dan 2 sebanyak 22,5 juta dosis disuntikkan. 13,6 juta orang sudah mendapatkan vaksin covid dosis pertama. Artinya dengan target mencapai 181,5 juta ini masih perjalanan panjang. Yang sudah dosis lengkap efek proteksinya baru 8,8 juta artinya baru 5% dari total sasaran kita," kata Nadia dalam konferensi pers virtual kemenkes, Rabu (12/5/2021).

Baca juga: Pemerintah Belum akan Menunda Penggunaan Vaksin AstraZeneca 

Untuk itu ujar Nadia, pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 setelah bulan Ramadan dipercepat.

Harapannya target satu juta dosis vaksin per hari terealisasi.

"Setelah bulan Ramadan ini kita akan mempercepat upaya vaksinasi, karena mengingat bahwa dosis vaksin yang sudah tersedia itu cukup besar dengan kedatangan dua kali dari sinovac dan juga kedatangan dari AstraZeneca," ungkap Nadia.

Ia melanjutkan, ratusan dosis vaksin Covid-19 yang didapat Indonesia melalui jalur bilateral dan multilateral mulai banyak berdatangan pada semester kedua tahun ini.

"Supaya target capaian penyuntikan dosis per hari yaitu 1 juta dosis itu betul-betul bisa kita capai. Nanti pada bulan Juli di mana stok vaksin itu semakin besar jumlahnya kemampuan ini juga akan meningkat," ungkap Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes ini.

Dengan meningkatnya ketersediaan vaksin dan kemampuan penyuntikan tenaga kesehatan kepada sasaran, maka program vaksinasi Covid-19 nasional bisa selesai dalam waktu 12 bulan atau akhir 2021.

"Target untuk kita menyelesaikan vaksinasi pada akhir tahun 2021 ini dapat segera kita selesaikan," ungkap perempuan berhijab ini.

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved