Breaking News:

Israel Serang Jalur Gaza

Serangan Israel Sasar Perempuan dan Anak, PKS : Ini Kejahatan Kemanusiaan

PKS mengutuk keras serangan Israel ke Palestina, serangan terhadap perempuan dan anak warga sipil (non combatant) jelas melanggar Konvensi Jenewa 1949

IST
Enam anak-anak Palestina tewas oleh serangan brutal jet tempur Israel di Kamp Al-Shati di Gaza. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPP PKS Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga Kurniasih Mufidayati mengutuk keras serangan Israel ke Palestina yang turut menjadikan perempuan dan anak sebagai korban jiwa.

Bahkan sejumlah keluarga kehilangan tempat tinggal.

Hingga hari ketujuh serangan Israel ke Gaza Palestina, dilaporkan 192 orang meninggal, 58 diantaranya anak-anak dan 34 adalah perempuan. Sementara dilaporkan lebih dari 1.200 luka.

Mufida menegaskan serangan terhadap perempuan dan anak warga sipil (non combatant) jelas melanggar Konvensi Jenewa 1949. 

Sehingga banyaknya jatuh korban jiwa sipil termasuk perempuan dan anak-anak sudah merupakan kejahatan perang dan kejahatan kemanusiaan.

"Berkali-kali dalam serangan ke Gaza yang jatuh korban adalah warga sipil termasuk di antaranya perempuan dan anak-anak. Ini jelas kejahatan kemanusiaan, namun ironinya seluruh dunia tidak ada yang bisa membawa Israel mempertanggungjawabkan perbuatannya," ujar Mufida, kepada wartawan, Senin (17/5/2021).

Pada serangan kali ini, anggota Komisi IX DPR RI ini menilai kekejamannya jauh lebih menyayat hati.

Ada satu keluarga yang wafat karena satu rumah hancur, ada bayi yang jadi korban.

Tak ada lagi sedikitpun rasa kemanusiaan.

"Serangan ini sengaja terus dilancarkan bahkan pada saat Ramadhan dan Hari Raya. Bayangkan anak-anak yang berhak mendapatkan pengalaman bahagia saat hari Idulfitri, justru harus berhadapan dengan serangan brutal Israel," tutur Mufida.

Halaman
12
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved