Breaking News:

Klik SABer PAS Diharapkan Tingkatkan Kinerja Pemasyarakatan di Pusat Maupun Wilayah

SABer PAS diharapkan mengintegrasikan analisa pemberitaan dan publikasi pemasyarakatan seluruh Indonesia juga bagian dari keterbukaan informasi publik

zoom-inlihat foto Klik SABer PAS Diharapkan Tingkatkan Kinerja Pemasyarakatan di Pusat Maupun Wilayah
ISTIMEWA
Direktur Jenderal Pemasyarakatan Reynhard Silitonga memberikan pemaparan kepada jajaran pemasyarakatan, saat membentuk SABer PAS pada Rabu (19/5/2021) di Hotel Grand Mercure, Kemayoran, Jakarta Pusat.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sistem Analisa Berita dan Publikasi Pemasyarakatan berbasis website disebut SABer PAS diharapkan mengintegrasikan analisa pemberitaan dan publikasi pemasyarakatan di seluruh Indonesia, baik wilayah maupun pusat, dan menjadi bagian dari keterbukaan informasi publik jajaran pemasyarakatan.

“Hal ini tentunya menjadi peluang jajaran pemasyarakatan merespon dengan cepat kualitas dan kuantitas kinerja. Khususnya bagi fungsi kehumasan pemasyarakatan baik di tingkat Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan,wilayah, dan pusat,” kata Direktur Jenderal Pemasyarakatan Reynhard Silitonga kepada jajaran pemasyarakatan, saat membentuk SABer PAS pada Rabu (19/5/2021) di Hotel Grand Mercure, Kemayoran, Jakarta Pusat.

SABer PAS juga diharapkan menjadi wujud sinergi pemasyarakatan, media, dan masyarakat. 

Baca juga: 121.026 Narapidana Terima Remisi Khusus Idulfitri 2021, 550 Orang Langsung Bebas

Supaya publikasi cerita positif pemasyarakatan kian meningkat. 

Media dan masyarakat juga dapat mengklik saberpas.ditjenpas.go.id mendapat pemahaman serta menjawab opini publik yang beredar.

“Walaupun berita negatif pun tetap adalah tantangan yang menjadi koreksi dan masukan bagi pemasyarakatan yang lebih baik,” tutur Reynhard.

Sinergi dengan media massa dan masyarakat bukan sekadar formalitas belaka. 

Sebab merupakan bentuk keseriusan jajaran pemasyarakatan, seiring dengan adanya Tiga Kunci Pemasyarakatan Maju.

“Yaitu deteksi dini, sinergi, dan berantas narkoba yang mendukung tata nilai PASTI (profesional, akuntabel, sinergi, transparan, dan inovatif) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia,” ungkap Reynhard.

“Pembentukan citra positif pemasyarakatan bukan hanya tanggung jawab Tim Humas Pemasyarakatan, tetapi tanggung jawab kita semua insan Pemasyarakatan,” tambahnya.

Baca juga: Idul Fitri 1442 H, Lebih dari 4 Ribu Narapidana di DKI Jakarta dapat Remisi Khusus

Reynhard berharap, hadirnya pembentukan agen informasi dan publikasi pemasyarakatan dapat terjalin sinergi dan kolaborasi yang baik antara jajaran pemasyarakatan dengan media massa dan masyarakat.

“Semua ini semata-mata demi tercapainya hak masyarakat untuk mendapatkan informasi yang aktual dan terpercaya, sekaligus menjadi ukuran dan penyampaian kinerja pemasyarakatan dalam rangka meningkatkan citra positif pemasyarakatan,” kata dia.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved