Breaking News:

Kemenag: Sertifikasi Halal Jadi Strategi Akselerasi UMK 

Sertifikasi halal dapat menjadi strategi untuk menggairahkan usaha mikro kecil (UMK) di Indonesia. 

Kemenag.go.id
Plt Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kemenag, Mastuki. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Plt Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kemenag Mastuki mengatakan sertifikasi halal dapat menjadi strategi untuk menggairahkan usaha mikro kecil (UMK) di Indonesia. 

Hal ini dapat meningkatkan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 yang berdampak berat pada berbagai sektor usaha, termasuk pelaku UMK

"Sertifikasi halal menjadi bagian dari strategi akselerasi kebangkitan UMK melalui kemudahan berusaha," kata Mastuki melalui keterangan tertulis, Jumat (21/5/2021).

Baca juga: 51 Warga Cilangkap Positif Corona, Indikasi dari Klaster Halalbihalal, Mikro Lockdown Diterapkan

Mastuki memastikan sertifikasi halal mudah untuk dilaksanakan oleh pelaku UMK

UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, kata Mastuki , memberikan banyak kemudahan bagi pelaku UMK dalam pelaksanaan sertifikasi halal.

"Undang-undang Cipta Kerja hadir dengan fleksibilitas yang memberikan penyederhanaan perizinan berusaha termasuk proses bisnis sertifikasi halal. Hal ini diatur di dalam Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2021 yang merupakan peraturan turunan dari UU tersebut," jelas Mastuki.

Baca juga: Menperin Ingin Pembangunan Kawasan Industri Halal Dipercepat

Perkembangan regulasi JPH ini, lanjutnya, banyak berimplikasi positif, antara lain pada percepatan layanan sertifikasi halal, fasilitasi pembiayaan sertifikasi halal bagi UMK.

Serta penataan kewenangan, kepastian hukum, dan juga mendorong pengembangan ekosistem halal di Indonesia.

"Berdasarkan UU Nomor 33/2014, proses sertifikasi halal produk dalam negeri membutuhkan waktu hingga 97 hari kerja dan sertifikasi halal produk luar negeri selama 117 hari kerja. Regulasi terbaru telah memangkasnya menjadi hanya 21 hari kerja saja," ungkap Mastuki

Proses 21 hari kerja tersebut, lanjutnya, terhitung setelah semua kelengkapan dokumen dan persyaratan pelaku usaha terpenuhi. 

Halaman
12
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved