Breaking News:

Bela Amien Rais, Wakil Ketua Umum Partai Ummat Sebut Pernyataan Ngabalin Tak Beradab

Partai Ummat menyesalkan pernyataan Tenaga ahli Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Ali Mochtar Ngabalin

Screenshoot/Chaerul Umam/Tribunnews.com
Pendiri Partai Ummat, Amien Rais 

"Jadi saya mengajak kepada semua warga yang percaya atas kekuatan doa. Mari kita doakan agar Allah memberlakukan doa doa buruk bagi yang mendoakan keburukan itu," imbuhnya.

Ali Ngabalin menyinggung sebuah hadis dari nabi Muhammad SAW  saat membahas larangan mudik di tengah pandemi Covid-19, Selasa (28/4/2020).
Ali Ngabalin . (YouTube Indonesia Lawyers Club)

Sebelumnya, Amien Rais menyampaikan kekhawatiran Presiden Jokowi lengser sebelum 2024 pada sebuah acara bertajuk “Merawat Reformasi” yang diselenggarakan Partai Ummat secara daring alias virtual, pada Kamis (20/5/2021) malam.

Dalam kesempatan itu, Amien Rais membeberkan bahwa kondisi negara saat ini telah dikuasai penuh oleh oligarki. Bahkan KKN yang dahulu sama-sama ditentang, justru tumbuh subur saat ini.

Mantan Ketua MPR RI itu juga mengingatkan kepada Presiden Jokowi agar memikirkan fenomena tersebut.

Mengingat, kata dia, saat ini masih ada 3 tahun untuk Jokowi memimpin bangsa Indonesia.

"Jangan sampai kemudian Pak Jokowi, berakhir kurang eleganlah," ujarnya.

Pernyataan Amien Rais itu kemudian dibalas Ali Ngabalin melalui tweetnya.

"Saya khawatir pa’tua ini wafat sebelum PEMILU 2024," tulis Ngabalin melalui akun Twitternya pada Jumat (21/5/2021).

Penulis: chaerul umam
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved